<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119</id><updated>2012-02-15T23:40:42.152-08:00</updated><category term='Artikel'/><category term='Link Sahabat'/><category term='Cerpen'/><category term='Teknologi'/><category term='Budaya'/><category term='Techno'/><category term='Curhat'/><title type='text'>Tampolong's</title><subtitle type='html'>Sebuah wadah untuk menyimpan peralatan nyeupah, dan Tampolong's disini sebagai alat menampung segala macam unek-unek dan ide juga pandangan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-8432153576964654549</id><published>2011-07-25T09:33:00.001-07:00</published><updated>2011-07-25T09:36:36.627-07:00</updated><title type='text'>Jual Undur-Undur.....</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Isi paragraf tampil &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Penggunaan Undur-undur sebagai obat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;Selain tripang emas, undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah. Undur-undur mempunyai nama latin Myrmeleon sp ternyata berkhasiat menurunkan kadar gula penderita diabetes.Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea.Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi etidakseimbangan. Di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. langsung ditelan @ 3 atau 5 ekor. jadi setelah undur-undur dimabil dan dicuci bersih langsung aja ditelan sambil minum ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang berat ya buat kaum perempuan, tapi ibu saya berani tuh. memang awalnya memakai kapsul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Beli kapsul kosong dan undur-undur dimasukkan hidup-hidup ke dalam kapsul ( setelah undur-undur dicuci ya…..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah perdebatan para medis tentang bisa atau tidaknya DIABETES MELITUS (selanjutnya tertulis DM) untuk disembuhkan, tidak sedikit penderita yang lari dan kembali mencari sistem pengobatan tradisional yang sempat lenyap dari publik beberapa tahun lalu. Dan ternyata tidak sedikit pula orang yang merasakan nilai lebih dari sistem pengobatan yang seperti ini.&lt;br /&gt;Terlepas dari unsur apapun, bahwa pengobatan/obat tradisional disamping melepas dari ketergantungan pada obat kimiawi, juga karena cost yang dikeluarkan sangat terjangkau khususnya bagi mereka yang kurang mampu.&lt;br /&gt;Dalam pada itu maraknya penyakit DM di Indonesia khususnya bersamaan dengan maraknya pencarian dan penemuan bahan/obat alami yang murah dan mujarab untuk mengobati dan mencegah terjangkit penyakit kronis tersebut baik dari nabati maupun hewani.&lt;br /&gt;Disini kami sekedar menyampaikan beberapa pengalaman bahwa UNDUR-UNDUR DARAT ternyata sangat berpotensi sebagai antidiabetes. Hal ini disimpulkan dari banyaknya orang yang telah mengkonsumsi binatang jenis larva ini untuk mencegah sekaligus mengobati gejala-gejala DM, disamping adanya beberapa penelitian tentang farmakologi dan taksikologi hewan tersebut. dan bahkan sekarang ini banyak para peneliti dari akademisi baik dosen maupun mahasiswa yang gigih menggali berbagai informasi mengenai keajaiban si “pejalan mundur” itu.&lt;br /&gt;Selain tripang emas, undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah.&lt;br /&gt;Undur-undur mempunyai nama latin Myrmeleon sp ternyata berkhasiat menurunkan kadar gula penderita diabetes.&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea.&lt;br /&gt;Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Di mana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit. &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Bisa juga sebagai obat Asam Urat...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;Bila ada yang berminat bisa hubungi di pesan FB saya... atau ke 085624755579 minimal pesan 25ekor&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bisa dilihat juga di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?p=479150358#post479150358"&gt;http://www.kaskus.us/showthread.php?p=479150358#post479150358&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-8432153576964654549?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/8432153576964654549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2011/07/jual-undur-undur_25.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/8432153576964654549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/8432153576964654549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2011/07/jual-undur-undur_25.html' title='Jual Undur-Undur.....'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-6752499617829048820</id><published>2011-07-25T09:33:00.000-07:00</published><updated>2011-07-25T09:36:20.860-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jual Undur-Undur.....</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Isi paragraf tampil &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Penggunaan Undur-undur sebagai obat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;Selain tripang emas, undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah. Undur-undur mempunyai nama latin Myrmeleon sp ternyata berkhasiat menurunkan kadar gula penderita diabetes.Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea.Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi etidakseimbangan. Di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. langsung ditelan @ 3 atau 5 ekor. jadi setelah undur-undur dimabil dan dicuci bersih langsung aja ditelan sambil minum ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang berat ya buat kaum perempuan, tapi ibu saya berani tuh. memang awalnya memakai kapsul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Beli kapsul kosong dan undur-undur dimasukkan hidup-hidup ke dalam kapsul ( setelah undur-undur dicuci ya…..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah perdebatan para medis tentang bisa atau tidaknya DIABETES MELITUS (selanjutnya tertulis DM) untuk disembuhkan, tidak sedikit penderita yang lari dan kembali mencari sistem pengobatan tradisional yang sempat lenyap dari publik beberapa tahun lalu. Dan ternyata tidak sedikit pula orang yang merasakan nilai lebih dari sistem pengobatan yang seperti ini.&lt;br /&gt;Terlepas dari unsur apapun, bahwa pengobatan/obat tradisional disamping melepas dari ketergantungan pada obat kimiawi, juga karena cost yang dikeluarkan sangat terjangkau khususnya bagi mereka yang kurang mampu.&lt;br /&gt;Dalam pada itu maraknya penyakit DM di Indonesia khususnya bersamaan dengan maraknya pencarian dan penemuan bahan/obat alami yang murah dan mujarab untuk mengobati dan mencegah terjangkit penyakit kronis tersebut baik dari nabati maupun hewani.&lt;br /&gt;Disini kami sekedar menyampaikan beberapa pengalaman bahwa UNDUR-UNDUR DARAT ternyata sangat berpotensi sebagai antidiabetes. Hal ini disimpulkan dari banyaknya orang yang telah mengkonsumsi binatang jenis larva ini untuk mencegah sekaligus mengobati gejala-gejala DM, disamping adanya beberapa penelitian tentang farmakologi dan taksikologi hewan tersebut. dan bahkan sekarang ini banyak para peneliti dari akademisi baik dosen maupun mahasiswa yang gigih menggali berbagai informasi mengenai keajaiban si “pejalan mundur” itu.&lt;br /&gt;Selain tripang emas, undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah.&lt;br /&gt;Undur-undur mempunyai nama latin Myrmeleon sp ternyata berkhasiat menurunkan kadar gula penderita diabetes.&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea.&lt;br /&gt;Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Di mana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit. &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Bisa juga sebagai obat Asam Urat...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;Bila ada yang berminat bisa hubungi di pesan FB saya... atau ke 085624755579 minimal pesan 25ekor&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Bisa dilihat juga di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?p=479150358#post479150358"&gt;http://www.kaskus.us/showthread.php?p=479150358#post479150358&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-6752499617829048820?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kaskus.us/showthread.php?p=479150358#post479150358' title='Jual Undur-Undur.....'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/6752499617829048820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2011/07/jual-undur-undur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/6752499617829048820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/6752499617829048820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2011/07/jual-undur-undur.html' title='Jual Undur-Undur.....'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-1393616928909759869</id><published>2010-10-28T19:57:00.000-07:00</published><updated>2010-10-28T20:08:58.201-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Techno'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Masalah LCD “Tips supaya LCD SE K850i umurnya panjang”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo6mNjygUI/AAAAAAAAAHM/M3kGpukkmsQ/s1600/DSC03544.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 262px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo6mNjygUI/AAAAAAAAAHM/M3kGpukkmsQ/s400/DSC03544.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533299520327287106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo6l2D7G_I/AAAAAAAAAHE/4WAMp868UAE/s1600/DSC03541.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 254px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo6l2D7G_I/AAAAAAAAAHE/4WAMp868UAE/s400/DSC03541.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533299514019617778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo6ItN5GXI/AAAAAAAAAG8/f0Hdq6eyiEc/s1600/DSC03539.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 154px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo6ItN5GXI/AAAAAAAAAG8/f0Hdq6eyiEc/s320/DSC03539.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533299013429303666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo6Ia3eWBI/AAAAAAAAAG0/rm-DwJ8geZk/s1600/DSC03540.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 191px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo6Ia3eWBI/AAAAAAAAAG0/rm-DwJ8geZk/s320/DSC03540.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533299008503437330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo5Tsvz9NI/AAAAAAAAAGc/muJqpGGaVD4/s1600/DSC03540.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo5Tsvz9NI/AAAAAAAAAGc/muJqpGGaVD4/s400/DSC03540.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533298102770070738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/o:lock&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_1" spid="_x0000_s1030" type="#_x0000_t75" style="position:absolute;left:0;text-align:left;margin-left:18.75pt;  margin-top:29.25pt;width:429.75pt;height:257.25pt;z-index:-5;visibility:visible;  mso-wrap-style:square;mso-wrap-distance-left:9pt;mso-wrap-distance-top:0;  mso-wrap-distance-right:9pt;mso-wrap-distance-bottom:0;  mso-position-horizontal:absolute;mso-position-horizontal-relative:text;  mso-position-vertical:absolute;mso-position-vertical-relative:text"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABDILAH\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.jpg" title="DSC03540"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;b&gt;Masalah LCD “Tips supaya LCD SE K850i umurnya panjang”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height: 150%"&gt;Bagi yang pernah megang k850i mungkin masalah LCD bukan hal yang aneh lagi. Bahkan teman saya ada yang beli K850i dua minggu setelah itu LCD langsung mati. Setiap hand phone masing-masing punya kekurangan dan kelebihan. Nah untuk kelebihan hand phone yang satu ini jangan ditanya lagi. Tapi hidup memang selalu berpasangan, dimana ada kelebihan pasti ada saja kekurangannya. Salah satunya masalah dengan LCDnya. Saya akan cerita sedikit tentang pengalaman saya. Pertama saya beli dengan harga diatas 2,5jt an. Tiga bulan saya pakai eh blinking, atau bahasa kerennya BROAD yang sampai saat ini saya kurang tahu apa itu kepanjangan dari BROAD, he… saya ubek bolak balik dari konter satu ke konter lain di kota tempat saya tinggal, ada yang bilang ga kurang dari 300rb, ada yang bilang 350rb yang paling murah… akhirnya saya pun mengurungkan niat untuk memperbaiki Si Sopia (panggilan untuk K850i). &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height: 150%"&gt;Setelah seharian Lelah muter-muter konter, sampai yang katanya paling pusat pun di kota saya, dia bilang paling murah 275rb. Kenapa waktu itu gak terpikir untuk ke SESC? Karna sebelumnya pernah buka di Mbah Google katanya suka dilama-lamain, dan pengalaman temen yang servis di SESC malah dikasih tuker dulu sampai jangka waktu yang belum ditentukan. Makanya lebih memilih disimpen dulu. Tapi pas dalam perjalanan menuju Home, diriku tersadar,he… kenapa gak Tanya saja sama Mbah Google?... langsung dicari warnet yang koneksinya agak cepat. Muter-muter lagi nyari warnet, sudah beberapa warnet dijajal, ternyata koneksinya amburadul… maaf ya buat pemilik warnet, bukan akuh menghinah, tapi inih faktah, he… akhirnya dapat warnet yang lumayan… setelah beberapa puluh kata yang dimasukan ke Mbah Google, akhirnya dapat juga solusi. Bahkan lebih dari cukup. Maklum manusia, dikasih lebih masih minta lebih. Akhirnya segala aplikasi dipasang, termasuk Theme Flash… tak lama berselang mungkin kurang dari 2 minggu LCD Mati… Akhirnya sopia di istirahatkan, karena pas nanya ternyata harganya diatas 300 ribuan yang Ori. Akhirnya nyari alternative beli yang semi original. Kurang dari 2 bulan sudah kembali mati. Jadi sudah 2 LCD yang mati… apakah aka nada korban berikutnya?... nyoba beli sekali lagi LCD abal-abal yang harganya dibawah 200ribu. Ini dia tips dari saya supaya umur LCD agak panjang… &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan terlalu banyak aplikasi yang berbau Flash/Keseringan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;2. jangan Pake Theme Flash yang bikin LCD kerjanya ekstra. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;3. jangan Terlalu sering dipake maen game, karena Keypad akan ditekan dengan keras, mengakibatkan Fleksibel bias putus&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;4. ini yang paling penting yang bikin lama LCD umurnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Ini perlu sedikit penjelasan, karena Flexibel LCD K850 berada dibawah Tombol, maka rentan Flexibel ini putus, karena Flexibel terbuat dari kabel yang sangat tipis. Nah untuk menyisatinya, Flexibel LCD di topang/ganjal oleh sesuatu yang lembut dan tidak merusak Flexibelnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Kita persiapkan dulu bahan Bahan : &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent: -.25in;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family:Calibri;mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;mso-bidi-font-family:Calibri"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;-&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Kertas Tisu ( cukup 1 lembar)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent: -.25in;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family:Calibri;mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;mso-bidi-font-family:Calibri"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;-&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_2" spid="_x0000_s1029" type="#_x0000_t75" style="position:absolute;left:0;  text-align:left;margin-left:273.75pt;margin-top:16.3pt;width:194.4pt;height:122.25pt;  z-index:-1;visibility:visible;mso-wrap-style:square;mso-wrap-distance-left:9pt;  mso-wrap-distance-top:0;mso-wrap-distance-right:9pt;  mso-wrap-distance-bottom:0;mso-position-horizontal:absolute;  mso-position-horizontal-relative:text;mso-position-vertical:absolute;  mso-position-vertical-relative:text"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABDILAH\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.jpg" title="DSC03539"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_3" spid="_x0000_s1028" type="#_x0000_t75" style="position:absolute;left:0;text-align:left;margin-left:30pt;margin-top:16.3pt;  width:240pt;height:2in;z-index:-2;visibility:visible;mso-wrap-style:square;  mso-wrap-distance-left:9pt;mso-wrap-distance-top:0;mso-wrap-distance-right:9pt;  mso-wrap-distance-bottom:0;mso-position-horizontal:absolute;  mso-position-horizontal-relative:text;mso-position-vertical:absolute;  mso-position-vertical-relative:text"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABDILAH\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.jpg" title="DSC03540"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;LCD yang Ori lebih disarankan. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent: -.25in;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent: -.25in;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Caranya, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent: -.25in;line-height:150%;mso-list:l1 level1 lfo2"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-family:Calibri;mso-bidi-theme-font:minor-latin"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;1.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Buatlah Gulungan kecil dari Kertas Tisu, ukuran &lt;u&gt;+ &lt;/u&gt;3-5mm, jangan terlalu tebal dan jangan terlalu tipis. Apabila terlalu tebal akan menonjol di keypad, dan apabila terlalu tipis tidak bias menahan Flexibel. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent: -.25in;line-height:150%;mso-list:l1 level1 lfo2"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-family:Calibri;mso-bidi-theme-font:minor-latin"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;2.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Taruh Gulungan Tisu tersebut di antara Fleksibel, lihat gambar dibawah ini. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent: -.25in;line-height:150%;mso-list:l1 level1 lfo2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_5" spid="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" style="position:absolute;  left:0;text-align:left;margin-left:238.5pt;margin-top:6.75pt;width:223.25pt;  height:146.25pt;z-index:-3;visibility:visible;mso-wrap-style:square;  mso-wrap-distance-left:9pt;mso-wrap-distance-top:0;mso-wrap-distance-right:9pt;  mso-wrap-distance-bottom:0;mso-position-horizontal:absolute;  mso-position-horizontal-relative:text;mso-position-vertical:absolute;  mso-position-vertical-relative:text"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABDILAH\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image004.jpg" title="DSC03544"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_4" spid="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="position:absolute;left:0;text-align:left;margin-left:2.7pt;  margin-top:7.5pt;width:230.5pt;height:145.5pt;z-index:2;visibility:visible;  mso-wrap-style:square;mso-wrap-distance-left:9pt;mso-wrap-distance-top:0;  mso-wrap-distance-right:9pt;mso-wrap-distance-bottom:0;  mso-position-horizontal:absolute;mso-position-horizontal-relative:text;  mso-position-vertical:absolute;mso-position-vertical-relative:text"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABDILAH\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image005.jpg" title="DSC03541"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent: -.25in;line-height:150%;mso-list:l1 level1 lfo2"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-family:Calibri;mso-bidi-theme-font:minor-latin"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;3.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Setelah ditaruh dengan benar LCD siap dipasang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Nah dengan cara ini, Alhamdulillah Wa Syukru Lillah, LCD saya Kuat sampai 1,5 Tahun belum ada masalah. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Selamat Mencoba…. Semoga bermanfaat…&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-1393616928909759869?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/1393616928909759869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/10/masalah-lcd-tips-supaya-lcd-se-k850i.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/1393616928909759869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/1393616928909759869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/10/masalah-lcd-tips-supaya-lcd-se-k850i.html' title='Masalah LCD “Tips supaya LCD SE K850i umurnya panjang”'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/TMo6mNjygUI/AAAAAAAAAHM/M3kGpukkmsQ/s72-c/DSC03544.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-4196760356277758431</id><published>2010-08-29T07:12:00.000-07:00</published><updated>2010-08-29T07:21:10.751-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Tanda-Tanda Zaman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/THpssNYYwDI/AAAAAAAAAFM/XKj8LJg1qno/s1600/kenangan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/THpssNYYwDI/AAAAAAAAAFM/XKj8LJg1qno/s320/kenangan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5510836600803213362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Abdullah Alawi&lt;br /&gt;Beberapa waktu aku main ke kosaan teman. Ngobrol masalah tugas yang tak selesai-selesai. Ngobrol tentang kuliah yang tak selesai-selesai Dan biasanya kami habiskan dengan bermain catur, ngopi, ngerokok. Puahh…di saitu ada seorang tak dikenal. Aku pun saling berkenalan. Ngobrol kesana kemari akhirnya ngomong musik. Iwan fals. Tapi sayang dia tak punya lagu pemanjat. Bagaimana kalau kita stel dangdut?&lt;br /&gt;Wah, menarik. Ternyata disini ada front pembela dangdut. Aku pun mengiyakan karena aku adalah omniora. Dari mulai jaipong, hingga kasidahan. Bulan di ranting cemara (elvi Sukaesih), terlena (ike Nurjanan) , selamat malam  evi tamala, begadang dua roma irama.  Ketika malam mulai larut, temanku memutar lagu-lagu lawas. Cintaku sedalam atlantik, sepatu dari kulit rusa, singkong dan keju&lt;br /&gt;Sepatu dari kulit rusa, semua itu ku takminta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca lokalitas dalam lirik lagu&lt;br /&gt;Singkong dan keju.&lt;br /&gt;Betapa dahsyatnya seorang mencipta lagu tapi tidak ingin kehilangan dirinya.&lt;br /&gt;Siang malam yang terbayang hanya dirimu&lt;br /&gt;Lalu engakau ucapkan janji&lt;br /&gt;Walaupun&lt;br /&gt;Bagitu rasa rindu kamu bilang cinta&lt;br /&gt;Sungguh manis janjimu itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intan permata, dollar amerika&lt;br /&gt;Kau rela berkorban semuanya untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepatu dari kulit rusa&lt;br /&gt;Itu aku tak minta&lt;br /&gt;Tas hitam kulit buaya&lt;br /&gt;Selandang benang sutera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kuinginkan cinta bukanlah harta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan lagu the cangcuters yang hijrah ke london&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Gadis sawo matang&lt;br /&gt;Sederahan sekali&lt;br /&gt;Penampilanmu hari ini&lt;br /&gt;Masih terlihat cantik&lt;br /&gt;Oh gadisku pujaan hati&lt;br /&gt;Bedak gincu yang biru&lt;br /&gt;Kini tak kau pakai lagi&lt;br /&gt;Dan tak tercium hidungku&lt;br /&gt;Baunya minyak wangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidungmu yang mancung&lt;br /&gt;Seperti gadis eropa&lt;br /&gt;Dan matamu yang sayu&lt;br /&gt;seperti gadis jamaika&lt;br /&gt;Tapi yang paling kusuka&lt;br /&gt;Kulitmu sayang&lt;br /&gt;Sawo matang&lt;br /&gt;Oo asli Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku juga mendengar lagu bukalah kacamatamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku gelisah risau tak terkira&lt;br /&gt;Trerus hamil tua sama yang pertama&lt;br /&gt;Yang kedua tiba dari arabiaya&lt;br /&gt;Membawa seekor onta sebagai hadiah mertua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;La...la...&lt;br /&gt;Lihat mertua pergi ke pesta&lt;br /&gt;Membawa onta untuk hadiah&lt;br /&gt;Aku tertawa gembira ria&lt;br /&gt;Karena mertua setengah gila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Onta mengamuk&lt;br /&gt;Di tengah jalanna&lt;br /&gt;Berdua ku pulang&lt;br /&gt;Kepalanya penag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan muka garang&lt;br /&gt;Mertuaku bilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mertua: Hai mantuku sayang kau harus dikemplang&lt;br /&gt;Mantu: Kemplang lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PMR? Aku tidak tahu persis tapi paling tidak bisa diketahui dalm lagu istilah cinta&lt;br /&gt;Romantisrokok makan geratis&lt;br /&gt;Eboni ...e....e...e... botak niye&lt;br /&gt;Om iler&lt;br /&gt;Pmr pngantar minum&lt;br /&gt;Basuki beli susu meras&lt;br /&gt;Jekki kalau ngejek sampai keki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedap malam, 21 Januari 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-4196760356277758431?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/4196760356277758431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/08/tanda-tanda-zaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/4196760356277758431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/4196760356277758431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/08/tanda-tanda-zaman.html' title='Tanda-Tanda Zaman'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/THpssNYYwDI/AAAAAAAAAFM/XKj8LJg1qno/s72-c/kenangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-4453030361458080337</id><published>2010-03-24T21:24:00.000-07:00</published><updated>2010-03-24T21:24:00.080-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>SOEKARNO DI PELABUHAN RATU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5si-DCwHZI/AAAAAAAAAEM/04WdxUABv-4/s1600-h/pelabuhan+ratu.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5si-DCwHZI/AAAAAAAAAEM/04WdxUABv-4/s400/pelabuhan+ratu.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447986623598828946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarum jam menunjukkan pukul setengah lima, saat yang tepat untuk menikmati indahnya pantai di sore hari. Namun, langit di atas Pelabuhan Ratu mulai gelap, seperti hari-hari sebelumnya. Bersama dengan beberapa teman wartawan lain, saya memilih mengunjungi Pesanggrahan Pelabuhan Ratu di Desa Citepus, Pelabuhan Ratu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;stana peristirahatan yang menjorok ke pantai itu adalah salah satu peninggalan mantan Presiden Soekarno. Untuk menuju bangunan yang didirikan pada 1962 ini, pengunjung harus mendapat izin dari Sekretariat Negara di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang laki-laki setengah baya menyambut kami. Dengan sebuah motor bebek, Agus Abdullah, laki-laki itu, menggiring mobil yang kami tumpangi dari pos di pintu gerbang menuju bangunan tiga tingkat itu.&lt;br /&gt;Di antara Istana Presiden lainnya, Pesanggrahan Pelabuhan Ratu seluas 1.500 m2 itu terbilang sederhana. Ada enam kamar, dua di lantai tiga dan empat di lantai dua, sementara lantai satu hanya digunakan sebagai gudang. Di lantai dua, ada sebuah ruangan kaca yang lebih menjorok ke laut, sebagian bangunannya berada di atas karang tepi pantai. Di sinilah biasanya diadakan pertemuan atau jamuan makan malam.&lt;br /&gt;Bisa jadi, karena lokasinya yang menjorok ke pantai inilah yang membuat Soekarno jatuh hati pada tempat yang dulunya merupakan tempat peristirahatan Mayor Mantiri bernama Vaya con Dios. Ia pun meminta Mayor Mantiri merelakan tempat seluas 2,8 hektare itu untuk ditukar dengan lahan yang berada di sebelahnya, yang kini dibangun Bayu Amrta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun jarang dikunjungi, pesanggrahan ini terawat. Agus Abdullah dan tujuh rekannya setiap hari membersihkan bangunan yang dibangun oleh RM Soedarsono dan F Silaban ini. “Yang terakhir ke sini Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri) bersama keluarga, sebulan sebelum beliau lengser,” kata Agus. Sebelumnya, beberapa pejabat pernah mengunjungi tempat ini, antara lain Adam Malik, Sudharmono, Umar Wirahadikusumah, Try Soetrisno, dan Gus Dur. “Habibie pernah lewat, cuma mampir saja,” tutur Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soekarno sendiri belum sempat menikmati istana ini, karena begitu selesai dibangun ia tengah menghadapi peristiwa politik besar di negeri ini. Dulu, di istana ini tersimpan dua lukisan karya presiden pertama RI itu. “Setelah banyak kolektor lukisan, saya takut, jadi saya usulkan dibawa ke Istana Bogor saja,” jelas Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Bisnis Judi&lt;br /&gt;Dan kini, tidak ada lagi peninggalan Soekarno di Pesanggrahan Pelabuhan Ratu ini. Yang terlihat hanyalah sisa-sisa kecintaan Soekarno pada sejumlah tempat di Pelabuhan Ratu yang dulunya sempat ia gunakan sebagai tempat persembunyian dari kejaran Belanda pada 1938.&lt;br /&gt;Bersama dengan Ibu Suhartini, pada 1954, Soekarno pernah kembali lagi ke Pelabuhan Ratu untuk meninjau lokasi pembangunan Hotel Samudra Beach, yang sampai kini berdiri kokoh di tepi pantai yang landai, di teluk Pelabuhan Ratu. Di tahun 1962, ia sempat meletakkan batu pertama pendirian hotel pertama di Jawa Barat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soekarno punya banyak rencana untuk Pelabuhan Ratu. Ketika membangun Hotel Samudera Beach, ia berangan-angan menjadikan hotel itu sebagai pusat bisnis perjudian di Indonesia. Sebuah ruangan seluas 20×8 m di lantai delapan hotel ini telah dipersiapkan untuk menjadi ruang kasino, namanya Domino Room, namun sejak 1980-an ruangan itu berganti nama menjadi Degung Room.&lt;br /&gt;“Ruang itu memang dipersiapkan untuk ruang judi, tapi sekarang sudah tidak dipakai. Hanya sesekali kami menggunakannya untuk rapat,” ungkap Suhartini Tarigan, General Manager Hotel Samudera Beach, Selasa (3/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa penasaran membimbing saya menuju lantai delapan, bersama dengan Dedem Dawami, Front Office Manager, yang sudah berkerja untuk hotel itu sejak tahun 1970-an. Kami hanya bisa menggunakan lift sampai lantai ketujuh, selanjutnya kami menaiki tangga darurat. Ketika keluar, kami berada di ruangan dengan peralatan dapur tidak terpakai. Debu yang menempel di situ memperlihatkan bahwa lantai ini sudah lama tidak disentuh. “Dulu peralatan dapur sudah dipersiapkan untuk Domino Room dan Sukaria Room,” ucap Dedem.&lt;br /&gt;Degung Room yang bersebelahan dengan Sukaria Room, yang direncanakan sebagai bar, terlihat tidak pernah digunakan lagi. Karpet yang pernah melapisi lantainya kini tergulung dan diletakkan begitu saja di lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah ruangan yang hanya ditutupi gorden, terdapat beberapa tempat tidur yang sudah tidak digunakan lagi. Namun, rancangan bangunan ini memang cocok untuk tempat perjudian.&lt;br /&gt;Ruangannya terbilang lebar, dengan sebuah ruangan yang lebih kecil lagi tersembunyi di balik gorden. Di sebelah kiri pintu masuk, terdapat sebuah bilik yang konon dulunya disiapkan untuk kasir. “Tembok ini antipeluru, cuma kacanya sudah tidak ada,” ujar Dedem sambil mengetuk-ngetukkan jarinya ke tembok yang mengelilingi bilik kecil itu.&lt;br /&gt;Soekarno memiliki angan-angan besar terhadap Pelabuhan Ratu. Hotel Samudera Beach dan Pesanggrahan Pelabuhan Ratu yang dibangun dari harta pampasan perang Jepang. Bangunan itu didirikan sebagai wujud dari cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Seokarno pertama kali ke tempat itu, lokasi itu tidak berpenduduk, lokasi permukiman terdekat berada sekitar satu kilometer, dengan penduduk yang mayoritas hidup miskin. Perjudian itu rencananya ia bangun untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar, khususnya, dan pemerintah daerah Jawa Barat umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses menuju Pelabuhan Ratu memang tidak mudah (bahkan sampai kini), tapi Soekarno telah mempersiapkan landasan helikopter untuk para tamu yang akan menghabiskan uangnya di tempat itu. Ia juga berencana membuat pelabuhan untuk kapal pesiar yang membawa tamu dari luar negeri ke tempat itu. Soekarno bercita-cita orang-orang dari negeri tetangga memilih tempat ini untuk berjudi, tidak perlu jauh-jauh ke Las Vegas sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum semua terwujud, pemerintahan negeri ini telah berganti. Soekarno tidak lagi punya kuasa untuk melanjutkan proyek Pelabuhan Ratu, bahkan menikmati Pesanggrahan dan Hotel Samudera Beach pun ia belum pernah.&lt;br /&gt;Sekarang, hanya ada jejak peninggalan proklamator kemerdekaan RI itu di sana, itu pun nyaris terlupakan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;Isi paragraf sembunyi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-4453030361458080337?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/4453030361458080337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/03/soekarno-di-pelabuhan-ratu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/4453030361458080337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/4453030361458080337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/03/soekarno-di-pelabuhan-ratu.html' title='SOEKARNO DI PELABUHAN RATU'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5si-DCwHZI/AAAAAAAAAEM/04WdxUABv-4/s72-c/pelabuhan+ratu.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-5775072137362411966</id><published>2010-03-19T08:00:00.000-07:00</published><updated>2010-03-19T08:00:02.795-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Roro Kidul, Ratu Barokah, Kadita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5sjvf8pCFI/AAAAAAAAAEU/G2hL507_c8c/s1600-h/KAMAR+RORO+KIDUL.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5sjvf8pCFI/AAAAAAAAAEU/G2hL507_c8c/s400/KAMAR+RORO+KIDUL.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447987473171417170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5shHTQUjWI/AAAAAAAAAEE/yGixmJauqdU/s1600-h/Kanjeng_Ratu_Kidul_by_dtse76.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5shHTQUjWI/AAAAAAAAAEE/yGixmJauqdU/s400/Kanjeng_Ratu_Kidul_by_dtse76.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447984583546277218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5shGiu8O7I/AAAAAAAAAD8/s0opcK2Ybfw/s1600-h/ratu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 297px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5shGiu8O7I/AAAAAAAAAD8/s0opcK2Ybfw/s400/ratu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447984570521369522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyi RORO KIDUL &lt;br /&gt;Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkawinan tersebut. Maka, bahagialah sang raja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. “Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku”, kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. “Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya.” Sang dukun menuruti perintah Sang Ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. “Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri,” kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalam Babad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar. Cerita-cerita di atas hanyalah sebuah pengatar bagi tulisan selanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan nDelpin, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan “makhluk-makhluk halus” tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena “diambil” oleh sang Ratu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol ‘gaib’ yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda? Anda percaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel terkait :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Runtuhnya Mataram, Hilangnya Impian akan Kesatuan Jawa Jawa memang kaya dengan budayanya. Budaya Jawa juga cukup signifikan pengaruhnya terhadap budaya Indonesia. Hal ini bukan omong kosong. Banyak...&lt;br /&gt;   2. Misteri Candi Ratu Boko Salah satu peninggalan zaman purbakala yang sangat misterius adalah Istana Ratu Boko atau Candi Ratu Boko. Candi yang satu ini...&lt;br /&gt;   3. Eksploitasi Sungai Bawah Tanah Di Gunung Kidul Eksploitasi sungai bawah tanah yang terdapat di Gua Bribin, kawasan Gunung Kidul, Yogyakarta ini memang menarik. Jika proyek ini berhasil,...&lt;br /&gt;   4. Antara Gaplek, Tiwul dan Teknologi, Gunung Kidul : Berkah Pernahkan anda ke Gunung Kidul ?. Atau, tahukah anda dimana letaknya ?. Jika anda lahir dan besar di Jawa Tengah,...&lt;br /&gt;   5. Keindahan Taman Sari Jika anda ke Yogyakarta, jangan lewatkan Taman Sari, sebuah objek wisata yang sederhana namun sangat indah. Taman Sari (artinya taman...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;Isi paragraf sembunyi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-5775072137362411966?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/5775072137362411966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/03/roro-kidul-ratu-barokah-kadita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/5775072137362411966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/5775072137362411966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/03/roro-kidul-ratu-barokah-kadita.html' title='Roro Kidul, Ratu Barokah, Kadita'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5sjvf8pCFI/AAAAAAAAAEU/G2hL507_c8c/s72-c/KAMAR+RORO+KIDUL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-81741824573177097</id><published>2010-03-11T05:13:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T05:15:58.969-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sukabumi, Sejarah, Soekabumi, Daerah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5jtBEtsIUI/AAAAAAAAADY/P8K_r7qy0JM/s1600-h/soekaboemi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 118px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5jtBEtsIUI/AAAAAAAAADY/P8K_r7qy0JM/s320/soekaboemi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447364352005644610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Historiografi Singkat Soekaboemi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Soekaboemi sebenarnya telah ada sebelum hari jadi Kota Sukabumi yaitu 13 Januari 1815. Kota yang saat ini berluas 48,15 km2 ini asalnya terdiri dari beberapa kampung bernama Cikole dan Paroeng Seah, hingga seorang ahli bedah bernama Dr. Andries de Wilde menamakan Soekaboemi. Perlu diketahu Andris de Wilde ini juga adalah seorang Preanger Planter (kopi dan teh) yg bermukim di Bandoeng, dimana eks rumah tinggal dan gudang kopinya sekarang dijadikan Kantor Pemkot Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya ia mengirim surat kepada kawannnya Pieter Englhard mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk mengganti nama Cikole (berdasar nama sungai yg membelah kota Sukabumi) dengan nama Soekaboemi 13 Januari 1815. Dan sejak itulah Cikole resmi menjadi Soekaboemi. Kata Soekaboemi berasal dari bahasa Sunda soeka-boemen yang bermakna udara sejuk dan nyaman, dan mereka yang datang tidak ingin pindah lagi karena suka dengan kondisi alamnya. Namun, bukan berarti hari jadi Kota Sukabumi jatuh pada tanggal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya memang tidak singkat, bermula dari komoditas kopi yang banyak dibutuhkan VOC, Van Rie Beek dan Zwadecroon berusaha mengembangkan lebih luas tanaman kopi disekitar Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Tahun 1709 Gubernur Van Riebek mengadakan inspeksi ke kebun kopi di Cibalagung (Bogor), Cianjur, Jogjogan, Pondok Kopo, dan Gunung Guruh Sukabumi. Dan inilah salah satu alasan dibangunnya jalur lintasan kereta-api yg menghubungkan Soekaboemi dengan Buitenzorg dan Batavia di bagian barat dan Tjiandjoer (ibukota Priangan) dan Bandoeng di timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, de Wilde adalah pembantu pribadi Gubernur Jenderal Daendels dan dikenal sebagai tuan tanah di Jasinga Bogor. Pada 25 Januari 1813, ia membeli tanah di Sukabumi yang luasnya lima per duabelas bagian di seluruh tanah yang ada di Sukabumi seharga 58 ribu ringgit Spanyol. Tanah tersebut berbatasan dengan Lereng Gunung Gede Pangrango di sebelah utara, Sungai Cimandiri dibbagian selatan, lalu di arah barat berbatasan langsung dengan Keresidenan Jakarta dan Banten dan di sebelah Timur dengan Sungai Cikupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1 April 1914, Sukabumi diangkat statusnya menjadi Gemeente. Alasannya, di kota ini banyak berdiam orang Belanda dan Eropa pemilik perkebunan (Preanger Planters) di daerah Selatan dan harus mendapatkan kepengurusan dan pelayanan yang istimewa. Pada tanggal yang sama 354 tahun yang lalu, Belanda bangga memenangkan perang melawan Spanyol. Itulah mengapa tanggal 1 April dijadikan ulang tahun Kota Sukabumi. Kemudian 1 Mei 1926 pemerintahan kota dibentuk dan diangkat Mr. GF. Rambonet sebagai burgemeester (wali kota) pertama di Sukabumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://sukabumi.dagdigdug.com/2009/03/12/sejarah-kota-sukabumi/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;Isi paragraf sembunyi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-81741824573177097?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/81741824573177097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/03/sukabumi-sejarah-soekabumi-daerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/81741824573177097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/81741824573177097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/03/sukabumi-sejarah-soekabumi-daerah.html' title='Sukabumi, Sejarah, Soekabumi, Daerah'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/S5jtBEtsIUI/AAAAAAAAADY/P8K_r7qy0JM/s72-c/soekaboemi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-2352272021507469608</id><published>2010-02-28T13:00:00.000-08:00</published><updated>2010-02-28T13:08:23.231-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Techno'/><title type='text'>Patching Permanen</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dengan menggunakan metode &lt;a href="http://tampolong.blogspot.com/"&gt;patching&lt;/a&gt; yang terbaru ini, sekarang vkp patch yang dimasukkan ke hp bisa aktif permanen dan tidak dinonaktifkan apabila hp &lt;a href="http://tampolong.blogspot.com/"&gt;direstart&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;thanks to : the_laser, den_po from se-nse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat utama &lt;a href="http://tampolong.blogspot.com/"&gt;patching&lt;/a&gt; menggunakan metode ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. hp harus dalam kondisi “BROWN”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. tambahkan parameter berikut ini pada file vkp yang ingin dipakai :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;;pAtChFiLe=/boot/phone_app.cxc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh vkp patch :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;;K850i R1FA035&lt;br /&gt;;Whitelist to blacklist&lt;br /&gt;;(c) SiNgle&lt;br /&gt;;(p) Jockep&lt;br /&gt;;pAtChFiLe=/boot/phone_app.cxc&lt;br /&gt;10EEF8D4: 00D1 00D0&lt;br /&gt;Mayoritas hp yang beredar di pasaran sudah berada dalam kondisi &lt;a href="http://tampolong.blogspot.com/"&gt;“RED”&lt;/a&gt; atau retail phone. karena itu, supaya kita bisa menggunakan metode ini untuk &lt;a href="http://tampolong.blogspot.com/"&gt;patching&lt;/a&gt;, maka hp kita harus diubah dulu statusnya menjadi “BROWN” atau developer phone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk mengubah status dari “RED” ke “BROWN”, kita bisa menggunakan tool “Aerix” dan “D-unlocker”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;supaya dapat menjalankan kedua tool tersebut, maka PC kita harus terhubung ke internet (online). selain itu, supaya bisa memakai tool Aerix, sebelumnya kita harus login dahulu menggunakan akun aerix (gratis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk membuat akun (register) di Aerix, silahkan klik –&gt; di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dibutuhkan : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kumpulan tool untuk patching A200, download –&gt; di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada dua bagian di sini yaitu PART I dan PART II. PART I adalah proses mengubah state dari RED ke BROWN sedangkan PART II adalah proses memasukkan vkp files.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PART I hanya perlu dilakukan sekali saja. setelah itu untuk memasukkan vkp lain, bisa langsung ke PART II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PART I&lt;br /&gt;Langkah - Langkah mengubah status ke BROWN : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Matikan hp. lepas batere lalu pasang kembali. hp jangan dinyalakan. lalu buka tool aerix&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. tunggu beberapa saat sampai keluar jendela berikut. perhatikan di pojok kanan atas, di situ ada kolom untuk login. gunakan akun yg sudah anda buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. setelah berhasil login, klik tombol “Unlock” yang ada di kiri atas (icon gembok).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. sambung hp ke tool aerix. hp masih dalam kondisi mati / off. tekan dan tahan tombol angka 2+5, lalu colokkan kabel USB. tetap tahan tombol tersebut, jangan dilepas.&lt;br /&gt;perhatian!! : sebelum menyambungkan hp, pastikan kolom “phone type” sudah terisi dengan benar sesuai tipe hp anda! (apabila lupa memilih tipe hp, lepas kabel dari hp, lalu tutup tool Aerix dan ulangi lagi dari awal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. perhatikan gambar di atas! setelah hp tersambung, akan muncul tulisan2 di jendela kanan. begitu sampe pada baris bertuliskan “phone restarts..“, segera klik tombol “Abort” yg ada di bagian bawah (icon silang merah, tombol restart muncul setelah tombol abort ditekan. posisinya sama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan pedulikan pesan error yang muncul.  diskonek (lepas) hp dari kabel usb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. kemudian, buka tool “D-unlocker”.  pastikan “phone model” sudah terisi dengan benar dan pada kolom “set certificate to” pilih “Brown”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. setelah semua nya benar, sambungkan hp dengan menekan+tahan tombol angka 2+5. tunggu sampe prosesnya selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. setelah selesai dengan D-unlocker, sekarang hp sudah berada pada kondisi “Brown“. klik Exit untuk keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apabila kelak ingin mengembalikan status hp dari BROWN kembali ke RED caranya, pada step nomer 5 jangan tekan tombol “abort”. biarkan proses berjalan sampai selesai. maka hp akan dikembalikan ke RED lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PART II&lt;br /&gt;Langkah -Langkah Patching menggunakan A2uploader V.4. : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. buka a2uploader. matikan hp dan jangan dicolokan dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. klik tombol “…” yang ada di kanan bawah, cari file vkp yang akan dimasukkan. lalu klo sudah klik tombol “Write SCRIPT“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. tekan dan tahan tombol C, lalu colokkan hp ke kabel usb. jangan dilepas sampe ada keterangan “vkp script loaded OK“.&lt;br /&gt;perhatikan di situ ada keterangan juga kalo hp kita sudah dalam kondisi Brown (developer state).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. tunggu beberapa saat, nanti muncul jendela seperti ini. karena kita akan memasukkan vkp, maka pilih opsi “NO”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. kemudian file vkp akan mulai dimasukkan. proses ini memakan waktu cukup lama, bisa sampe 5 menit lebih. karena itu, silahkan ditinggal saja atau duduk santai sampai prosesnya selesai ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. setelah file vkp selesai dimasukkan, bisa dilihat seperti gambar berikut. klik “Quit”, lalu lepas hp dari kabel usb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. untuk memasukkan vkp lain, ulangi langkah nya mulai dari step nomer 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. apabila ingin membuang vkp yang sudah dimasukkan (remove), pada step no.4 pilih opsi “YES“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apabila pada step 3 muncul pesan error seperti misalnya “Can’t get ACK” atau “No file to patch” dsb.. biasanya disebabkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. ada kesalahan pada isi file vkp yang akan dimasukkan. coba cari file vkp yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. pastikan hp sudah dalam kondisi “Brown”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. pastikan parameter “;pAtChFiLe=/boot/phone_app.cxc”  sudah ditambahkan ke dlm file vkp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. ada kemungkinan vkp yang digunakan tidak sesuai dengan versi firmware yang sedang dipakai di hp.  harus selalu gunakan file vkp yang dibikin untuk versi firmware yg ada di hp!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. pastikan kabel usb tidak kendor, karena kalo koneksi terputus, vkp juga bisa gagal masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat mencoba :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah thanks buat bro Jigonx atas Ilmunya Mudah2an Bisa Lebih bermanfaat. Apabila kurang bisa difahami bisa Di Lihat Di Situs Aslinya Langsung di &lt;a href="http://blog.se-ven.net/jigonx/2009/09/26/patching-permanen-a200-memakai-a2uploader-v4aerixd-unlocker/"&gt;SINI  Atau langsung di http://blog.se-ven.net/jigonx/2009/09/26/patching-permanen-a200-memakai-a2uploader-v4aerixd-unlocker/ &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;Isi paragraf sembunyi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-2352272021507469608?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/2352272021507469608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/02/patching-permanen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/2352272021507469608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/2352272021507469608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/02/patching-permanen.html' title='Patching Permanen'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-2720983722090951219</id><published>2010-02-28T12:47:00.000-08:00</published><updated>2010-02-28T12:59:47.282-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><title type='text'>Sony Ericsson K850</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Belum lama beli SONER K850, eh kena BROAD. cari-cari info di mbah Google akhirnya dapat juga, dengan cara Flashing Offline. setelah si Sopia dah normal, nyoba nge-patch. nyari lagi di mbah google. ternyata ada satu artikel yang menggemakan. dan ingin cepat dicoba. akhirnya berhasil juga, berkat blognya bro Jigonx. neh penjelasan Rincinya. satu-satu ja. ne cara flashing dengan a2uploader.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;Setelah sekian lama akhirnya A200 bisa juga diflashing menggunakan tool modding. di sini tool yang dipakai adalah a2uploader tool V.3. More...Flashing menggunakan a2uploader lebih nyaman dibanding memakai SEUS, karena bisa dilakukan kapan saja secara Offline, jadi tidak butuh koneksi internet seperti saat memakai SEUS. selain itu juga waktu yang dibutuhkan lebih singkat dibanding lewat SEUS karena kita tidak perlu mendownload ulang firmware tiap kali ingin flashing ulang :D&lt;br /&gt;untuk itu yang kita butuhkan :&lt;br /&gt;1.  a2uploader tool V.3, ambil –&gt; di sini&lt;br /&gt;2. USB Flash driver (Gordon Gate) –&gt; googling aja, atau bisa dengan cara menginstal SEUS (SE Update Services).&lt;br /&gt;3. file FS, MAIN, dan costumization (CDA) yang sesuai dengan region FS. FS berekstensi “.fbn”, MAIN dengan ekstensi “.mbn”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;file FS, MAIN dan Custom pack (CDA) bisa di download –&gt; di sini, di sini, atau di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan :&lt;br /&gt;1. untuk flashing, boleh hanya FS saja yang diflash, atau MAIN aja, atau keduanya (FS dan MAIN) sekaligus.&lt;br /&gt;2. untuk FS dan MAIN tidak harus dari versi firmware yang sama, yang penting keduanya harus milik tipe hp yang sama.&lt;br /&gt;3. bila hanya melakukan flashing pada MAIN, tidak harus melakukan/memasukan file-file CDA.&lt;br /&gt;4. tapi klo melakukan flashing pada FS, maka file-file CDA/costumization WAJIB dimasukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Flashing FS akan menghapus semua data pada phone memory, jadi sebelumnya lakukan Back up pada data-data anda!&lt;br /&gt;Langkah-langkahnya :&lt;br /&gt;1. Download a2uploader V.3. sebelumnya instal dulu “USB FLash driver” (klo blom diinstal)&lt;br /&gt;2. Matikan hp anda, simcard dan M2 boleh dilepas boleh juga tidak.&lt;br /&gt;3. Buka a2uploader tool&lt;br /&gt;4. Anda mendapatkan tampilan seperti berikut. klik tombol “add” untuk menambahkan file FS dan MAIN. pilih filenya lalu klik open (disini saya akan melakukan flashing pada FS dan MAIN sekaligus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Setelah file dimasukkan, klik tombol “Flash”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Setelah menekan tombol “Flash”, ada perintah untuk menyambungkan hp. colokkan hp ke kabel usb sambil menekan tombol C. tekan dan tahan tombol C, jangan dilepas.  pada beberapa hp yang tidak memiliki tombol power, sebagai gantinya tombol C, adalah dengan menekan tombol 2, atau tombol 5, atau 2+5 secara bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.  Silahkan lepas tombol C (atau tombol 2/5) setelah proses flashing berjalan. ditandai dengan tulisan seperti gambar di bawah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.  Proses flashing (MAIN+FS) memakan waktu sekitar 15-20 menitan. setelah selesai tampilan s2uploader tool seperti gambar di bawah ini. ditandai tulisan “ssw file accepted” dan “Elapsed: (sekian) secs”. Sekarang silahkan lepas hp anda dari kabel USB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Sampai di sini proses flashing bisa dianggap selesai. Namun karena pada tutorial ini juga dilakukan flashing pada FS, maka kita harus memasukkan file-file CDA (costumization) supaya hp bisa booting dan masuk ke standby. bila anda lupa memasukkan CDA, saat booting muncul pesan “configuration error..bla..bla..” . Bila anda hanya melakukan flashing MAIN (tanpa flashing FS), setelah step 9 ini silahkan lepas hp dari kabel USB, copot pasang batere, lalu nyalakan.  tidak perlu masukkn CDA.&lt;br /&gt;10.  Untuk memasukkan CDA, pertama download dulu file CDA (berupa paketan .rar atau .zip) sesuai Region FS yang dipakai. Misal di contoh ini saya memakai FS dengan region “C_ASIA”, maka CDA yang saya ambil juga yang bertulisakan “C-ASIA”. untuk CDA anda tidak harus memakai file-file milik tipe hp anda, bila tidak menemukan yg untuk tipe hp anda, silahkan pakai punya tipe lain asalkan regionnya sesuai dengan FS yang anda pakai.&lt;br /&gt;11. Setelah itu, ekstrak paketan CDA anda. biasanya didapatkan folder dan subfolder dengan nama tpa/preset/custom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Kembali ke a2uploader tool, sekarang tekan tombol “FileSystem tool”. . kemudian sambungkan hp ke kabel USB dengan menekan dan menahan tombol C (atau tombol 2/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Silahkan lepas tombol C setelah isi file system terbaca. ditandai dengan tampilan pada jendela kanan seperti gambar berikut ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Sekarang buka lokasi tpa/preset/custom, dengan cara meng-klik ganda pada folder-folder (di jendela kanan) sampai lokasi yang dituju.&lt;br /&gt;15. Kembali pada file-file CDA yang telah diekstrak, masukkan semua file-file nya denga cara “drag-n-drop” dari windows explorer ke jendela a2uploader tool pada tpa/preset/custom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Setelah semua file selesai dimasukkan, tekan tombol “Shutdown FS Manager”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Terakhir, tekan tombol “Quit” untuk menutup a2uploader tool. kemudian lepas hp dari kabel usb, lalu copot dan pasang batere sebelum menyalakan hp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Nyalakan hp dan tunggu beberapa saat. untuk saat pertama setelah flashing biasanya butuh waktu agak lama sebelum masuk ke standby, mungkin sekitar 5 menitan.&lt;br /&gt;19. Done!!&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat ;)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah untuk lebih jelasnya Bisa Baca Di &lt;a href="http://blog.se-ven.net/jigonx/2009/01/02/how-to-flashing-a200-memakai-a2uploader-tool-v3/"&gt;SINI&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-2720983722090951219?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://tampolong.blogspot.com/' title='Sony Ericsson K850'/><link rel='enclosure' type='' href='http://blog.se-ven.net/jigonx/2009/01/02/how-to-flashing-a200-memakai-a2uploader-tool-v3/' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/2720983722090951219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/02/sony-ericsson-k850.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/2720983722090951219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/2720983722090951219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2010/02/sony-ericsson-k850.html' title='Sony Ericsson K850'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-468550585258026969</id><published>2009-07-27T08:42:00.000-07:00</published><updated>2009-07-27T08:42:00.675-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Tahlil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Membaca tahlilan; cerita kecil dari Cilulumpang&lt;br /&gt;Oleh Abdullah Alawi*&lt;br /&gt;Ki Santibi sila dengan sempurna. Matanya terpejam. Mukanya tertunduk. Tangannya menengadah. Bibirnya bergerak-gerak, melapal kalimat-kalimat yang hanya dia sendiri mendengarnya. Di hadapannya terdapat parukuyan (pedupaan) mengepulkan asap kemenyan menerobos langit-langit. Baunya memenuhi seantero ruangan. Dia sedang khusu berdo’a mengantar arwah mang Kusnadi yang meninggal dunia beberapa hari yang lalu. Setelah itu, dia mempersilakan kepada ajengan setempat untuk memimpin tahlilan diikuti seluruh yang hadir disitu. Itulah ritual tahlilan yang dilakukan penduduk di kampung Cilulumpang. &lt;br /&gt;Seperti di daerah Sunda lainnya, penduduk kampung ini bertutur sapa dengan bahasa Sunda. Begitu pula dalam hal tradisi, tidak berbeda dengan masyarakat Sunda lainnya. Namun, ada beberaapa tradisi yang sudah punah dan ada yang tetap dirawat. Tradisi dongdangan, misalnya, sekarang sudah punah. Terakhir saya melihat tradisi ini ketika saya berusia enam tahun. Tapi ada juga tradisi yang masih tetap bertahan seperti layang syekh (manaqiban), yaitu membaca riwayat hidup syekh Abdul Qadir Jailani, marhabaan atau disebut juga mahinum, yaitu kenduri setelah 40 hari kelahiran seorang anak, dan tahlilan. Bagi kalangan anak-anak dan pemuda, ada istilah khusus menyebut tahlilan, yaitu ULBK (Usaha Leutik Bayaran Kontan), maksudnya usaha kecil yang dibayar tunai (dengan makanan).&lt;br /&gt;Seperti di daerah lain, tahlilan dilakukan selama tujuh hari berturut-berturut setelah meninggal seseorang, kemudian keempat puluh hari (matang puluh), keseratus hari (natus) dan keseribu hari (nyewu). &lt;br /&gt;Dalam tulisan ini, saya tidak akan mengulas apakah tahlilan itu bid’ah atau tidak, karena itu hanya akan mengulang perdebatan yang tidak produktif. Apalagi merujuk teks-teks hadis atau qaul ulama. Bisa segerobak dalil dikumpulkan. Tapi saya ingin melihat bahwa tahlilan sebagai sesuatu yang sudah mendarah daging di kampung ini, dirawat, berevolusi, peran perempuan, dan bagaimana kemesraan antara agama (Islam) dengan kesundaan. Alhasil, tulisan ini hanyalah semacam cerita; seperti dalam tema tulisan ini, cerita kecil yang berasal dari kampung di sebuah kaki gunung Bongkok Sukabumi. &lt;br /&gt;Kemesraan punduh dan ajengan&lt;br /&gt;Di kampung Cilulumpang, setiap orang meninggal selalu ditahlilkan. Seolah ada yang kurang tanpa melakukan ritual itu. Bahkan sudah seperti kewajiban syariat. Dalam pelaksanaannya, ritual ini diawali dengan doa yang dilakukan punduh sambil membakar kemenyan. Punduh adalah seorang yang bertugas ngurebkeun (menguburkan) mayat yang berasal dari tradisi Sunda. Kemudian dilanjutkan oleh ajengan untuk memimpin tahlil.  Ajengan adalah orang yang ahli dalam agama (Islam). Sama dengan kiai di daerah Jawa. Ajengan bertugas memimpin tahlil. Biasanya diawali pembacaan hadiyah, membaca qulhu (al-Ikhlas) 33 kali, falaq binnas (al-Falaq dan al-Nas), ayat kursi, akhir surat Ali-Imran, wa’fu ana waghfir lana 33 kali, ya arhama rahimin irhamna 33 kali, astaghfirullahaladim 33 kali, subhanallah wabihimdihi 33 kali, la ilaha illa Allah 33 kali, dan diakhiri doa. &lt;br /&gt;Dalam setiap tahlilan kedua orang ini dipastikan selalu hadir secara bersamaan, bahkan duduk berdampingan tanpa saling menegasikan. Keduanya punya tempat dan peran tersendiri. Berdoa dengan bahasa berbeda, dengan cara berbeda, tetapi tujuannya sama: mendoakan mayat. Mereka tidak merasa paling utama. &lt;br /&gt;Setelah ritual tahlilan, biasanya yang hadir diberi makanan. Ada sedikit pergeseran dalam penyajian makanan. Pada tahun 85-an makanan disajikan di atas piring. Biasanya makanan yang dihidangkan adalah nasi dengan lauk daging atau telur, bihun, buncis dan kentang. Sedangkan ada makanan khas kampung yang disajikan dalam nyiru (tampah). Isinya biasanya rengginang, renggening, dapros, peuyeum, cuhcur, ali, dll. Lalu pada tahun 95-an penyajiannya dibungkus dalam kertas nasi. Isinya masih tetap seperti semula. Pada tahun 2000-an makanan disajikan hanya dua buah mie, dan satu butir telur. &lt;br /&gt;Sehabis tahlilan, ada yang langsung pulang, ada yang masih duduk santai dengan suasana keakraban. Mereka bisa ngobrol ngalor-ngidul, berbicara tentang apa saja. Mulai dari cerita kebaikan almarhum, masalah irigasi, hama tanaman, sepak bola, gosip artis, hingga politik. Gelak-tawa segar kadang muncul ketika ada yang lucu. Antara ajengan, punduh dan masyarakat biasa bisa duduk bersama. Tanpa ada yang didaulat menjadi narasumber seperti di seminar atau dalam proses perkuliahan. Semua bisa ngobrol lepas tanpa ada dominasi. Suasana ini jelas bisa menghibur keluarga yang ditinggalkan dan sebagai perekat sosial antartetangga. Selain itu, kadang rencana-rencana, konvensi, bisa dilakukan, misalnya kerja bakti membersihkan jalan, membetulkan irigasi, merehab mesjid bahkan gotong-royong membantu tetangga yang terkena musibah. Arus globalisasi yang menggurita kemana-mana yang mendorong orang ke arah individualis, sejenak dilawan dalam suasana itu.  &lt;br /&gt;Absennya perempuan?&lt;br /&gt;Hampir setiap tahlilan, saya belum pernah melihat keikutsertaan perempuan menyatu dengan laki-laki. Apalagi perempuan sebagai pemimin tahlilan. Sebenarnya tidak ada larangan secara khusus. Mungkin sudah menjadi kebiasaan saja. Tapi bukan berarti perempuan tidak berperan sama sekali. Bahkan perannya sangat vital. Ibu-ibu tetangga sigap membantu membikin penganan, mengirim beras bagi keluarga yang meninggal. Bahkan yang mendesain evolusi tahlilan dalam urusan makanan adalah perempuan. Mereka memang ada di ruang belakang, tidak populer, tapi apakah dengan demikian kita mesti mengatakan mereka terbelakang atau tertindas?&lt;br /&gt;Terus dirawat&lt;br /&gt;Saya pernah ngobrol dengan beberapa anak muda. Ketika saya bertanya tentang masalah tahlilan, ada salah seorang yang mengatakan bahwa tahlilan itu begitu memberatkan bagi keluarga yang sedang bela sungkawa. Ketika saya tanya kenapa, dia menjawab bahwa tahlilan itu biayanya mahal. Saya paham atas alasannya. Jelas alasannya bukan berangkat dari teks apa pun yang mengatakan itu bid’ah, karena pemuda tersebut tidak pernah belajar di sekolah modern, bukan lulusan fakultas ushuluddin UIN (dulu IAIN) atau di pesantren modern. Tapi berangkat dari kenyataan yang ia saksikan. Saya menyimpan dalam hati keluhan anak muda tersebut.&lt;br /&gt;Suatu ketika, kang Dadang meninggal. Orang yang asalnya lumayan kaya ini jatuh miskin karena usahanya bangkrut total. Hampir saja keluarganya tidak melakukan tahlilan. Untung saja ajengan setempat cepat tanggap. Sehabis shalat maghrib, tidak membaca wiridan, tapi langsung tahlilan untuk kang Dadang. &lt;br /&gt;Dari cerita ini, betapa arifnya sang ajengan membaca situasi. Dia tak memaksakan diri ajaran yang dianutnya untuk dilaksanakan. Lentur dalam menghadapi kenyataan. Tidak kaku dalam merawat tradisi yang turun-temurun. Seandainya hal itu yang dilakukan, tidak mustahil akan terjadi resistensi dari masyarkat. &lt;br /&gt;Sejak itu, bagi keluarga yang mampu, tahlilan dilaksanakan di rumah. Tapi bagi yang tidak mampu, dilaksanakan di masjid tanpa makanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukabumi, 24 Januari 2009&lt;br /&gt;*penulis adalah mahasiswa Tafsir Hadis multisemester, bergiat di FS. Piramida Circle&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;Isi paragraf sembunyi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-468550585258026969?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/468550585258026969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/07/tahlil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/468550585258026969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/468550585258026969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/07/tahlil.html' title='Tahlil'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-3200119444971123546</id><published>2009-07-21T10:36:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T10:36:00.171-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Kosan Free</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/Sl9Mq3Gwk6I/AAAAAAAAADQ/PNaZjbPqyLE/s1600-h/DSC02441.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 310px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/Sl9Mq3Gwk6I/AAAAAAAAADQ/PNaZjbPqyLE/s320/DSC02441.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359086380824695714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kosanku di Sedap Malam tak bisa dipertahankan karena ibu kos tetap pada pendiriannya: meminta tahunan. Tentu saja permintaannya tak bisa dipenuhi karena jangankan tahunan, per bulan pun tersndat-sendat. Sebenarnya kosan ini terbilang murah dibanding kosan lain. Hanya 4 juta per  tahun dengan kosan tiga ruangan dan kamar mandi di dalam. Dan tersedia dapur. Tapi untuk ukuranku dan dengan seorang teman, terbilang berat. Ya sudahlah, aku dan temanku mesti pidah; hijrah… &lt;br /&gt;Berhari-hari kami mencari kosan dari satu tempat ke tempat lain. Beberapa kosan ditemukan. Beberapa ada yang cocok dengan suasananya, tapi tak cocok harganya. Ada yang cocok harganya, tapi susananya tak cocok. &lt;br /&gt;Kami terus menncari. Bertanya ke teman-teman. Memasuki gang-gang kecil. Ketika melewati gang kampung utan, kami melihat seorang teman. Langsung saja mampir. Ternyata dia pelayan counter HP. Kami pun bertegur sapa dan bertanya kabar masing-masing. Pada akhirnya kami membicarakan kosan. &lt;br /&gt;Oh, di belakang banyak kosan kosong,” katanya sambil menunjuk ke bangunan dua lantai yang berderet ruangan-ruangan yang menyampingi jalan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;“Oh ya?”&lt;br /&gt;“Iya.”&lt;br /&gt;“Dimana bu kos-nya?&lt;br /&gt;“Tuh, yang paling pojok.”&lt;br /&gt;Kami pun diantar menemui bu kos. Ternyata dia tak kemana-mana. &lt;br /&gt;Kami pun membicarakan maksud kami menemuinya. Langsung saja dia melihat dia mengajak melihat-lihat ruangan berukuran 7 meter kali 5 meter. Sementara di salah satu pojok ruangan kamar mandi 2 meter kali 1 meter. &lt;br /&gt;Di atas ada yang kosong?” kata temanku.&lt;br /&gt;Ada.”&lt;br /&gt;Ukurannya sama?&lt;br /&gt;Sama.”&lt;br /&gt;Mau lihat?&lt;br /&gt;Iya.”&lt;br /&gt;Kami pun menaiki tangga. &lt;br /&gt;Ada dua kamar yang kosong katanya sambil membuka kunci salah satu ruangan. Daun pintu kamar ini penuh dengan pamphlet dan poster yang menempel. Di kanan atas ada pamphlet dengan warna dasar hitam. Di bagian atas ada tulisan berwarna kuning, “Golkar Hancur, Rakyatan  Makmur”. Di bawahnya ada tulisan “Satu rasa, Satu Jiwa, Satu Kata, Satu Satu Cinta. Di bawahnya ada pamphlet, “Stop Perdgangan Anak. Di bawahnya lagi ada pamphlet berbunyi, Yang Bukan ANak Musik Dilarang Mausk” sementara di tengan daun pintu ada pamphlet yang paling besar sehingga memenuhi hamper separuh daun pintu. Dia sepertinga raja pamphlet di pintu ini. Raja pamphlet itu berwarna dasar hitam dengan gambar telaak kaki berwana hitam. Posisi tumit di bawah dan jari-jari kaki di atas. Di bu jari tergantung bandrol dengan tulisan: Nama Yosep. Umur: 18 Tahun. &lt;br /&gt;“Namamu kok  ada disitu?” kata temanku.&lt;br /&gt;“Iya. Tapi lihat tulisan di atasnya,”Narkoba, Berani Coba, Hilang Nyawa,” jawabku.&lt;br /&gt;“Silakan lihat-lihat!” kata bu kos.&lt;br /&gt;Kami pun masuk meneliti ruangan, melihat kamar mandi dan membuka kran air. Setelah dicek dan ternyata bagus, aku kembali meneliti ruangan, memperhatikan dinding. Ketika melihat saklar, sku mencobanya, lampu menyala. Di salah satu dinding aku melihat poster bergambar bangunan tua berwarna kuning kusam. Di bawahnya ada tulisan Saudi Arabian Airlines. Di bawah poster  itu ada lapadz Allah dengan huruf Arab. Sementara di bawahnya ada angka 14 dengan huruf latin. Aku langsung termenung melihat tulisan itu. Apa hubungannya? Atau tak sama sekali tak ada hubungannya? Barangkali penghuni kos sebelumnya menulis lapal Allah di satu waktu. Kemudian dia menulis sebuah rencana, entah rencana apa di tanggal 14. Untuk keberhasilan rencana itu, dia menuliskannya di bawah lapal ALLAh. Atau barangkali angka 14 adalah hari ualang tahunnya sendiri, atau pacarnya, atau setidaknya orang dekatnya. Atau mungkin tanggal 14 itu hari keberuntungannya. Atau mungkin tanggal 14 itu hari yang sial atau kenangan menyakitkan sehingga dia menuliskannya. Atau 14 itu tak berarti apa-apa. Dia cuma iseng menulisnya. Dan atau-atau lain yang aku tidak tahu.&lt;br /&gt;Kini sudah genap dua bulan aku tinggal di kosan ini. Lapadz Allah dan angka 14 itu selalu membuatku bertanya dan berkhayal….&lt;br /&gt;Kp Utan 16 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-3200119444971123546?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/3200119444971123546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/07/kosan-free.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/3200119444971123546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/3200119444971123546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/07/kosan-free.html' title='Kosan Free'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/Sl9Mq3Gwk6I/AAAAAAAAADQ/PNaZjbPqyLE/s72-c/DSC02441.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-4335899472602314824</id><published>2009-07-15T22:00:00.000-07:00</published><updated>2009-07-15T22:07:21.047-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>I'm Missing You</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sangat menggelikan saat mengingat kalimat tersebut. Sebuah ungkapan dalam bahasa inggris yang  kurang lebih artinya aku merindukan mu. Sebuah ungkapan yang biasanya diucapka seseorang terhadap pasangannya. Tapi lucunya terkadang itu hanya sebuah ungkapan untuk menutupi perasaan sesungguhnya, tapi terkadang memang seperti itu kenyataannya. Sebuah kejadian yang kualami seputar ungkapan I’m missing you, sepertinya patut untuk dierbincangkan, he…. ^_^ . &lt;br /&gt;Sore itu, aku agak lupa hari dan tanggalnya. Kira-kira jam 5 sore, selesai aku menelpon pacarku aku merasa jenuh. Iseng ku ubah Tema di ponselku, ketka aku menekan menu terpampang diatas layar Ponselku sebuah ungkapan, I’m Missing you. Tanpa berfikir panjang aku langsung masuk di pesan dan membuat pesan baru. Lalu aku pun menulis kalmat tersebut. Selesai diketik aku bingung mau mengirim sama siapa? Sama pacar? Ah baru saja aku menelpon dia. Iseng ku buka kontak yang ada di ponselku, kemudian setiap cewek yang nomornya ada disitu aku kirimi kalimat tersebut. Wush…… pesan terkirim. Entah keberapa orang aku mengirim kalimat tersebut. Yang jelas baru saja aku buka balasan dari seorang, belum sempat aku baca sudah bermunculan jawaban dari beberapa orang lain yang aku kirimi kalimat itu. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;Ada yang bilang “ah masa?” ada juga yang bilang “sama siapa? “ ada juga yang jawab apa maksudnya? Bahkan ada yang membalas dengan kalimat yang kurang enak didengar, seperti “maksudlo?” banyak juga yang respect, mungkin karna mereka sedikit suka sama aku, atau mungkin sangat suka, he…. &lt;br /&gt;Tapi bukan itu yang menggelikan, justru karna sebuah kata yang terdapat ditengah-tengah kalimat. Yaitu Missing. Sangat berbahaya apabila dijadikan sebuah senjata untuk menghancurkan, juga bisa dijadikan obat yang sangat mujarab. Makanya ada sebuah istilah “lidah itu lebih tajam dari pedang”. Pedang bisa dipakai membunuh orang, tapi lidah juga bisa dipakai ngupas kelapa muda tatkala kita kehausan. Begitupun dengan lidah. Namun apabila digali lebih dalam yang lebih bahaya itu bukan kata-kata atau pedangnya, melainkan siapa pemilik pedang dan siapa yang mengeluarkan kata-katanya. Pedang bisa berbahaya apabila dipegang sama rampok atau pembunuh, tapi kalau dipegang sama tukang jagal ya dipakai membunuh juga. Tapi yang dibunuh adalah hewan untuk dimakan. Begitupun dengan perkataan, apabila yang mengeluarkan para alim ulama maka hukumlah yang akan keluar, tapi apabila di ibu-ibu tukang gosip ya yang keluar pasti gosip terhangat. (tidak bermaksud menyinggung ibu-ibu BiGos) &lt;br /&gt;Jadi, sekuat dan setajam apapun pedang tidak akan lebih tajam dari lisan. Makanya jagalah selalu lisan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamba gado ngaburayot, itung-itung ngupdate artikel dina blog we. He…. &lt;br /&gt;Kampung utan, 14 Juli 2009 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-4335899472602314824?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/4335899472602314824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/07/im-missing-you.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/4335899472602314824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/4335899472602314824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/07/im-missing-you.html' title='I&apos;m Missing You'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-2073933437589816874</id><published>2009-06-17T21:59:00.001-07:00</published><updated>2009-06-18T01:26:34.077-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Techno'/><title type='text'>SMART HAIER D1200</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjnMwmgFLlI/AAAAAAAAACY/_uM562p9FMs/s1600-h/62965_haier_d1200p1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjnMwmgFLlI/AAAAAAAAACY/_uM562p9FMs/s320/62965_haier_d1200p1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348531167820066386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 6 bulan saya memakai HP Smart, saya merasa bingung awalnya. Tetapi setelah ngobrol ma temen ada satu solusi, yaitu mencoba di Unlock. Setelah Googling beberapa hari, membuka dan membaca banyak artikel. Ada yang bilang ga bisa lah karena bla..bla…bla…. ada juga yang bilang bisa di unlock. Entah mana yang benar, tapi sampai saat ini saya belum menemukan orang yang sudah berhasil dalm nge-Unlock Haier D1200 yang sudah di kawinkan dengan smart. Mungkin dibilang putus asa sih belum. Tapi setelah muter-muter ternyata ga dapat atau mungkin belum masuk ke listingnya Mbah-Google. Mungkin setelah membaca beberapa artikel bahkan sampai pendapat yang tau tentang frekuensi, bahwa HP Haier itu bermain di 1900mhz, nah sedangkan untuk CDMA yang lain sudah di 800mhz. nah makanya Haier ga bisa di modif, ini hanya pandangan saya. Banyak juga yang mengatakan kalo emang mao di unlock kayaknya ada Hardware yang dirubah ato lebih enak disebut Modif Hardware. Jadi saya berkesimpulan  bahwa HP Modem Smart ini tidak bisa di UNLOCK.  Mungkin ada yang sudah berhasil nge-Unlock nya ditunggu infonya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjnQ_giXfEI/AAAAAAAAADI/4KnuYaycscs/s1600-h/62964_haier_d1200p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjnQ_giXfEI/AAAAAAAAADI/4KnuYaycscs/s320/62964_haier_d1200p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348535821963590722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjnQ_r8tzoI/AAAAAAAAADA/uKRRVUOiLVM/s1600-h/150_prodmainbig.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 242px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjnQ_r8tzoI/AAAAAAAAADA/uKRRVUOiLVM/s320/150_prodmainbig.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348535825026895490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita sedikit tentang koneksi Haier ini. Dulu pas seminggu pertama beli kenceng banget, bahkan pernah saya semaleman DL sampai lebih dari 500MB. Tapi Cuma malam itu saja. Setelah tiga bulan baru terasa berat. Apalagi setelah 6 bulan. Mungkin karena terlalu banyak yang pakai sekarang mah. Sebenarnya tarif smart cukup murah dengan 50perak per sms, juga nlp yang lumayan murah lah.  &lt;br /&gt;Itung 2 bagi2 “kebahagian” kepada mereka2 yang punya HP Modem Smart D1200 yang pada beberapa minggu yang lalu sempat uring2an karena koneksinya yang hampir seperti jalannya keong. Atau bagi mereka yang mau beli, truis gak jadi karena dengar leletnya HP ini.&lt;br /&gt;1. Pastikan signal Smart ditempat anda bagus, ada baiknya pinjem HP Smart temen dulu untuk ngetest apakah lokasi tempat anda tercover signal Smart dan lihatlah kualitas signalnya juga. Kalau signal suka main petak umpet, mending nggak usah.&lt;br /&gt;2. Jangan install driver apapun dari CD bawaan paket penjualannya. Installah driver terbaru yang bisa di download di website Smart. Kalo perlu bawa flash disk sendiri untuk minta copy driver terbaru untuk OS anda saat membeli paket Haier D1200P di Gerai Smart.&lt;br /&gt;3. Cobalah untuk otak-atik DNS setting nya. Cobalah untuk mengganti DNS dengan yang berikut ini:&lt;br /&gt;Preferred DNS&lt;br /&gt;Alternate   DNS&lt;br /&gt;202.43.178.245&lt;br /&gt;&lt;=&gt;202.43.178.244&lt;br /&gt;208.67.222.222&lt;br /&gt;&lt;=&gt;208.67.220.220&lt;br /&gt;[ini yang nggak copy paste] Utk ngotak atik DNS ini bukalah koneksi smart anda, klik kanan, klik properties, klik networking, pada internet protocol klik properties, kemudian klik use following….dst, pada kotak2 dialog tersebut isilah dengan DNS diatas.&lt;br /&gt;Tapi sebelum otak-atik DNS tersebut, sebaiknya remove dulu instalasi modem yang sdh ada. install ulang dengan driver yang di download dari website Smart secara langsung. alamat web-nya ada disini atau download langsung di sini. Setelah instalasi dengan driver baru tersebut, barulah otak atik DNS-nya. [pengalamanku DNS yang koneksinya lancar adalah DNS yang bawah]&lt;br /&gt;Selamat mencoba….[sekali lagi saya terimakasih dengan someone, yang tidak tercatat alamat weblogntya]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah setelah habis masa 6 bulan gratisnya mau diapain? Ada yang tahu mungkin tentang paket pra bayar atau pasca bayarnya SMART ini? Yang jelas hari ini adalah hari terakhir saya memakai modem smart dengan jatah 2GB per-bulannya. &lt;br /&gt;Waktu saya nyari-nyari untuk unlock eh ternyata malah dapat artikel tentang bagaimana mengoptimalkan koneksi dalam hp smart ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintaro, 18 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-2073933437589816874?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/2073933437589816874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/06/smart-haier-d1200.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/2073933437589816874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/2073933437589816874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/06/smart-haier-d1200.html' title='SMART HAIER D1200'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjnMwmgFLlI/AAAAAAAAACY/_uM562p9FMs/s72-c/62965_haier_d1200p1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-6426268137275444737</id><published>2009-06-11T14:20:00.000-07:00</published><updated>2009-06-13T07:18:18.938-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>PUPUH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjF4wC4xYvI/AAAAAAAAABw/AH23QvQEG14/s1600-h/sinden-Karen-b.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 258px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjF4wC4xYvI/AAAAAAAAABw/AH23QvQEG14/s320/sinden-Karen-b.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346186999469531890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjF4wB8V70I/AAAAAAAAABo/SFZ7oX_wQe4/s1600-h/sinden.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjF4wB8V70I/AAAAAAAAABo/SFZ7oX_wQe4/s320/sinden.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346186999216074562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 PUPUH SUNDA:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERPADUAN ANTARA SENI SASTRA DAN SENI SUARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah itu Pupuh? Pupuh adalah karya sastra berbentuk puisi yang termasuk bagian dari khazanah sastra Sunda. Pupuh itu terikat oleh patokan (aturan) pupuh berupa guru wilangan, guru lagu, dan watek. Guru wilangan adalah jumlah engang (suku kata) tiap padalisan (larik/baris). Guru lagu adalah sora panungtung (bunyi vokal akhir) tiap padalisan. Sedangkan watek adalah karakteristik isi pupuh.&lt;br /&gt;Jumlah pupuh semuanya terdapat 17 jenis pupuh yang terbagi ke dalam dua kategori, yaitu 4 jenis pupuh termasuk ke dalam Sekar Ageung dan 13 jenis pupuh lainnya termasuk ke dalam Sekar Alit. Pupuh Sekar Ageung bisa ditembangkan (dinyanyikan) dengan menggunakan lebih dari satu jenis lagu, sedangkan pupuh Sekar Alit hanya bisa ditembangkan dengan satu jenis lagu saja. Di bawah adalah ke-17 jenis pupuh yang dimaksud:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekar Ageung&lt;br /&gt;Pupuh Kinanti&lt;br /&gt;Pupuh Sinom&lt;br /&gt;Pupuh Asmarandana&lt;br /&gt;Pupuh Dangdanggula&lt;br /&gt;Sekar Alit&lt;br /&gt;Pupuh Balakbak&lt;br /&gt;Pupuh Durma&lt;br /&gt;Pupuh Gambuh&lt;br /&gt;Pupuh Gurisa&lt;br /&gt;Pupuh Jurudemung&lt;br /&gt;Pupuh Ladrang&lt;br /&gt;Pupuh Lambang&lt;br /&gt;Pupuh Magatru&lt;br /&gt;Pupuh Maskumambang&lt;br /&gt;Pupuh Mijil&lt;br /&gt;Pupuh Pangkur&lt;br /&gt;Pupuh Pucung&lt;br /&gt;Pupuh Wirangrong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pada (bait) ke-17 jenis pupuh di atas memiliki jumlah padalisan yang tidak sama, begitupun dengan patokan pupuh berupa guru wilangan, guru lagu, dan watek ke-17 jenis pupuh di atas itu pun berbeda. Di bawah selengkapnya bisa dilihat perbedaannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KINANTI&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan perasaan sedang menanti (nungguan), khawatir (deudeupeun), atau rasa sayang (kanyaah).&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;8-u, 8-i, 8-a, 8-i, 8-a, 8-i&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Budak leutik bisa ngapung&lt;br /&gt;Babaku ngapungna peuting&lt;br /&gt;Nguriling kakalayangan&lt;br /&gt;Néangan nu amis-amis&lt;br /&gt;Sarupaning bungbuahan&lt;br /&gt;Naon baé nu kapanggih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SINOM&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa gembira (gumbira) atau rasa sayang (kadeudeuh).&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;8-a, 8-i, 8-a, 8-i, 7-i, 8-u, 7-a, 8-i, 12-a&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Warna-warna lauk émpang&lt;br /&gt;Aya nu sami jeung pingping&lt;br /&gt;Pagulung patumpang-tumpang&lt;br /&gt;Ratna Rengganis ningali&lt;br /&gt;Warnaning lauk cai&lt;br /&gt;Lalawak patingsuruwuk&lt;br /&gt;Sepat patingkarocépat&lt;br /&gt;Julung-julung ngajalingjing&lt;br /&gt;Sisi balong balingbing sisi balungbang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASMARANDANA&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa asmara (kabirahian), cinta kasih (deudeuh asih), atau rasa sayang (nyaah).&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;8-i, 8-a, 8-é/o, 8-a, 7-a, 8-u, 8-a&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Éling-éling mangka éling&lt;br /&gt;Rumingkang di bumu alam&lt;br /&gt;Darma wawayangan baé&lt;br /&gt;Raga taya pangawasa&lt;br /&gt;Lamun kasasar lampah&lt;br /&gt;Nafsu nu matak kaduhung&lt;br /&gt;Badan anu katempuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DANGDANGGULA&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa kedamaian (katengtreman), keindahan (kawaasan), keagungan (kaagungan), atau kegembiraan (kagumbiraan).&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;10-i, 10-a, 8-é/o, 7-u, 9-i, 7-a, 6-u, 8-a, 12-i, 7-a&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Sing aringet ulah salah harti&lt;br /&gt;Ngomongkeun batur téh penting pisan&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong tong polontong&lt;br /&gt;Kabéh ngomongkeun batur&lt;br /&gt;Keur muru hirup nu walagri&lt;br /&gt;Diajar ngalalampah&lt;br /&gt;Napak hirup batur&lt;br /&gt;Maca kana pangalaman&lt;br /&gt;Léngkah nu hade keur picontoeun diri&lt;br /&gt;Nu goréng mah singkahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BALAKBAK&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan lelucon (heureuy) atau komedi (banyol).&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;15-é, 15é, 15-é&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Aya warung sisi jalan ramé pisan, Citaméng&lt;br /&gt;Awéwéna luas-luis los ka dapur, ngagoréng&lt;br /&gt;Lalakina los ka pipir nyoo monyét, nyanggéréng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family:arial;"&gt;DURMA&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa marah (ambek), besar hati (gedé haté), atau semangat (sumanget)&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;12-a, 7-i, 6-a, 7-a, 8-i, 5-a, 7-i&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Di mamana penjajah pada marudah&lt;br /&gt;Lantaran dikiritik&lt;br /&gt;Ku ahli nagara&lt;br /&gt;Yén éta lampah jahat&lt;br /&gt;Tapina kalah mudigdig&lt;br /&gt;Ambek-ambekan&lt;br /&gt;Dasar nu buta-tuli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAMBUH&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa sedih (kasedih), susah (kasusah), atau sakit hati (kanyeri).&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;7-u, 10-u, 12-i, 8-u, 8-o&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Tuh itu beurit lintuh&lt;br /&gt;Mani rendey anakna sapuluh&lt;br /&gt;Arilikan gambarna masing taliti&lt;br /&gt;Anakna kabéh ngariung&lt;br /&gt;Saregep hormat ka kolot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GURISA&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan orang yang sedang melamun (ngalamun) atau melamun kosong (malaweung)&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Hayang teuing geura beurang&lt;br /&gt;Geus beurang rék ka Sumedang&lt;br /&gt;Nagih ka nu boga hutang&lt;br /&gt;Mun meunang rék meuli soang&lt;br /&gt;Tapi najan henteu meunang&lt;br /&gt;Mo rék buru-buru mulang&lt;br /&gt;Rék terus guguru nembang&lt;br /&gt;Jeung diajar nabeuh gambang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JURU DEMUNG&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa bingung, susah dengan apa yang harus dilakukan (pilakueun).&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;8-a, 8-i, 8-a, 8-i, 8-a, 8-i&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Mun pinanggih jeung kasusah&lt;br /&gt;Omat ulah rék nguluwut&lt;br /&gt;Pasrahkeun ka Gusti&lt;br /&gt;Ihtiar ulah tinggal&lt;br /&gt;Neda kurnia Nu Agung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LADRANG&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa lelucon (banyol) dengan maksud menyindir (nyindiran)&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;10-i, 4-a (2x), 8-i, 12-a&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Coba teguh masing telek telik&lt;br /&gt;Éta gambar, éta gambar&lt;br /&gt;Sugan nyaho, Ujang nyai&lt;br /&gt;Sato naon reujeung di mana ayana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAMBANG&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa lelucon (banyol) tetapi banyol yang mengandung hal yang harus dipikirkan.&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;8-a, 8-a, 8-a, 8-a&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Riab anu lalumpatan&lt;br /&gt;Lumpat bari tatanggahan&lt;br /&gt;Tingalasruk susurakan&lt;br /&gt;Rék ngarucu langlayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAGATRU&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa sedih, penyesalan (handeueul) oleh perilaku sendiri, atau menasehati (mapatahan).&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;12-u, 8-i, 8-u, 8-i, 8-o&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Coba teguh naon nu sukuna tilu&lt;br /&gt;Panon opat henteu galib&lt;br /&gt;Leumpangna rumanggieung laun&lt;br /&gt;Éstuning ku matak watir&lt;br /&gt;Dongko bari oho-oho&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MASKUMAMBANG&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa kesedihan (kanalangsaan), sedih dengan sakit hati.&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;12-i, 6-a, 8-i, 8a&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Duh manusa mana teungteuingeun teuing&lt;br /&gt;Nyangsara pohara&lt;br /&gt;Naha naon dosa kuring&lt;br /&gt;Anu matak dikurungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MIJIL&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa bersedih (kasedih) tetapi dengan penuh harapan.&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;10-i, 6-o, 10-é, 10-i, 6-i, 6-u&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Aduh Gusti Anu Maha Suci&lt;br /&gt;Sim abdi rumaos&lt;br /&gt;Pangna abdi dumugi ka kesrek&lt;br /&gt;Réhna sepuh parantos ngusir&lt;br /&gt;Takabur sareng dir&lt;br /&gt;Téga nundung sepuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PANGKUR&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa marah (ambek) yang tersimpan dalam hati atau menghadapi tugas yang berat.&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;8-a, 11-i, 8-u, 7-a, 12-u, 8-a, 8-i&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Bapa Doblang pada terang&lt;br /&gt;Kumis baplang nuruban biwir nu jeding&lt;br /&gt;Pipi kemong, irung mancung&lt;br /&gt;Panon buringas hérang&lt;br /&gt;Goréng omong gawang-geuweung harung gampung&lt;br /&gt;Pantrang mayar kana hutang&lt;br /&gt;Licik sarta sok curaling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUCUNG&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa marah (ambek) terhadap diri sendiri, atau benci (keuheul) karena tidak setuju hati.&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;12-u, 6-a, 8-é/o, 12-a&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Hayu batur urang dialajar sing suhud&lt;br /&gt;Ulah lalawora&lt;br /&gt;Bisi engké henteu naék&lt;br /&gt;Batur seuri, urang sumegruk nalangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WIRANGRONG&lt;br /&gt;Watek:&lt;br /&gt;Menggambarkan rasa malu (kawiwirangan), malu oleh perilaku sendiri.&lt;br /&gt;Guru Wilangan dan Guru Lagu:&lt;br /&gt;8-i, 8-o, 8-u, 8-i, 8-a, 8-a&lt;br /&gt;Contoh Pupuh:&lt;br /&gt;Barudak mangka ngalarti&lt;br /&gt;Ulah rék kadalon-dalon&lt;br /&gt;Enggon-enggon nungtut élmu&lt;br /&gt;Mangka getol, mangka tigin&lt;br /&gt;Pibekeleun saréréa&lt;br /&gt;Modal bakti ka nagara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-6426268137275444737?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/6426268137275444737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/06/pupuh.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/6426268137275444737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/6426268137275444737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/06/pupuh.html' title='PUPUH'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SjF4wC4xYvI/AAAAAAAAABw/AH23QvQEG14/s72-c/sinden-Karen-b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-2338579998245130154</id><published>2009-05-17T06:47:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T06:57:18.252-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Link Sahabat'/><title type='text'>Link Sahabat</title><content type='html'>&lt;a href="http://kisaranku.blogspot.com/2009/05/tes-berat-blog-dan-kecepatan-loading.html"&gt;Tes Berat Blog dan Kecepatan Loading - Belajar Ngeblog&lt;/a&gt;: "http://www.iwebtool.com/speed_test"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-2338579998245130154?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kisaranku.blogspot.com/2009/05/tes-berat-blog-dan-kecepatan-loading.html' title='Link Sahabat'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/2338579998245130154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/link-sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/2338579998245130154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/2338579998245130154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/link-sahabat.html' title='Link Sahabat'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-864812380159980136</id><published>2009-05-17T06:44:00.001-07:00</published><updated>2009-05-17T06:53:04.885-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Test Kecepatan dan Berat Blog</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yosep Lesmana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali membuka blog, kenapa ya suka ada element yang hilang, kadang shoutmixnya ilang, apalagi ketika koneksi internetnya lagi lemot, kebetulan saya pake Modem SMART yang 6 bulan gratis, jadi ya harus agak sabar dalam buka-bukaan blog. Setelah saya cari tahu kenapa? Ternyata agak berat memang. Saya pun menemukian sebuah artikel di sebuah BLOG, yang sangat bagus. Saya coba untuk nge-test berapa berat blog saya dan seberapa detik kecepatan yang dibutuhkan untuk membuka blog saya, ternyata hasilnya sebagai berikut : &lt;br /&gt;1. Tes Kecepatan = 00.00.09.546 itu setelah terbuka, tapi apabila dibuka pertama kali kecepatannya sebagai berikut = 00.00.41.000&lt;br /&gt;2. Tes Berat Blog = 90.41 KB0.21 seconds &lt;br /&gt;Ini situs buat sahabat yang mau nge-test, &lt;br /&gt;1. Tes berapa dibutuhkan waktu untuk membuka  &lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.numion.com/Stopwatch/index.html? "&gt;http://www.numion.com/Stopwatch/index.html? &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Tes untuk menguji berapa second blog sahabat dapat terbuka  &lt;a href="http://www.iwebtool.com/speed_test"&gt;http://www.iwebtool.com/speed_test&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;Nah, tes kecepatan ini saya temukan di sebuah Blog sahabat saya. Maklum saya masih pemula jadi bisanya hanya nyari posting orang dan mencobanya. Anda tertarik? Artikel aslinya ada di &lt;a href="http://kisaranku.blogspot.com/2009/05/tes-berat-blog-dan-kecepatan-loading.html"&gt;SINI&lt;/a&gt;. Mudah-mudahan bermanfaat. Mungkin sahabat blogger ada yang tahu cara nge-test yang lain, silahkan di share disini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-864812380159980136?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/864812380159980136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/test-kecepatan-dan-seberapa-berat-blog_17.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/864812380159980136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/864812380159980136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/test-kecepatan-dan-seberapa-berat-blog_17.html' title='Test Kecepatan dan Berat Blog'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-4378324390626916</id><published>2009-05-17T06:14:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T06:54:32.702-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Cara mempertahankan Pagerank</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yosep Lesmana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia Blog terkadang banyak sekali hal-hal kecil yang sering dilewatkan. Tetapi bagi para Pemula seperti saya nge-blog hanya sebatas untuk menumpahkan unek-unek dalam kepala, atau sekadar iseng. Ada banyak hal yang bias menaikkan ranking blog kita, dengan cara update, atau nge add url kita di Google. Ada sebuah artikel yang say abaca di sebuah blog tentang cara mempertahankan pagerank blog kita, yang saya rasa itu sebuah informasi yang sangat membantu, &lt;a href="http://kisaranku.blogspot.com/"&gt;blog&lt;/a&gt; tersebut memuat trick dan cheat-cheat bagaimana caranya &lt;a href="http://kisaranku.blogspot.com/"&gt;nge-blog&lt;/a&gt; yang baik, salah satu yang menurut saya paling menarik adalah cara mempertahankan page rank kita. Walaupun &lt;a href="http://tampolong.blogspot.com"&gt;blog&lt;/a&gt; saya ini terbilang masih belum dewasa, mungkin kalo dibilang seumur jagung mungkin lebih muda Blog saya ini, Blog yang saya kutip adalah : http://kisaranku.blogspot.com/ mungkin tipsnya seperti ini. &lt;br /&gt;Kalau kita perhatikan di blog kita, kita bisa saja punya banyak link iklan, affilasi, socialbookmark, atau situs besar seperti yahoo, google. Untuk memperthankan PR, keberadaan semua link di atas tadi sebenarnya tidak perlu di index di mesin pencarian.Supaya jumlah outbond link kita jangan kebanyakkan dan tidak akan menjatuhkan PR kita. Solusinya yaitu menggunakan rel=nofollow. Dengan memakai rel=nofollow, semua situs diatas tidak akan diberi kredit pd mesin pencarian dan menghemat jumlah link yang keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh meng 'rel=nofollow' kan google dan yahoo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.google.com" target="_blank" rel="nofollow"&gt;Google&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.yahoo.com" target="_blank" rel="nofollow"&gt;Yahoo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh meng 'rel=nofollow' kan link banner yang pakai button, button social bookmark, dan button rss feed juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.text-link-ads.com/?ref=91266" target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;img src="http://adspeedy.com/images/adspeedy_125x125.jpg" width="125" height="125" border="0" alt="Jaringan Iklan Online"&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah mudah kan? Mungkin ada pendapat yang lain dari anda yang bias membantu. Selamat mencoba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-4378324390626916?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/4378324390626916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/cara-mempertahankan-pagerank.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/4378324390626916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/4378324390626916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/cara-mempertahankan-pagerank.html' title='Cara mempertahankan Pagerank'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-3456248712783112730</id><published>2009-05-17T05:49:00.001-07:00</published><updated>2009-05-20T03:22:39.839-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>CARA MENULIS</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Abdullah Alawi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mulai dari yang dekat. Menulislah dari yang paling dekat dengan kita, yang kita senangi, yang paling kita kuasai materinya. Kita pasti pernah mengalami konflik dengan orang tua, kekasih, teman, atau siapa saja. Awalilah harimu dengan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penulis harus peka. Kepekaan bahasa, mencakup tulisan, paragraf, kalimat, arti kata-kata, kepekaan pada suatuperistiwa. Orang yang biasa menulis selalu akan tergelitik dengan apa-apa yang terjadi pada dirinya, dan sekitarnya. Hamsad Rangkuti yang melihat anak-anak yang disunat, timbullah cerpen “Panggilan Rasul”. Menulis harus terus diasah dan dibiasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. banyak baca. Membaca adalah tenaga dalam untuk menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tulis ulang: jangan pernah merasa puas dengan hasil yang dicapai dan juga jangan putus asa. Itu bisa menghalangi kita menjadi penulis. Bacalah kembali berkali-kali, ajaklah teman atau siapa pun untuk mengomentarinya. Tulis ulang! Dengan cara dan gaya yang berbeda. Misalnya kisah dongeng, kita ganti dengan sudut pandang akuan. Atau diganti dengan alur kilas balik dengan menggunakan sedikit dialog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Copy Master; di Cina, orang yang mau melukis dia disodori lukisan yang bagus. Orang yang belajar melukis disuruh terus-terusan untuk meniru lukisan tsb hingga bisa. Begtulah seterusnya hingga dia menjadi pelukis yang mandiri dengan gaya tersendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Proses kreatif: kita dapat mengambil contoh misalnya adalah proses kreatif Hamsad rangkuti, seperti diakuinya sendiri dia adalah seorang pengelamun yang berat. Dia sering naik pada sebuah pohon, dan di sanalah dia berimajinasi. Ketika dia melihat orang dalam pesta sunat, lahirlah cerpen “Panggilan Rasul”. Ketika dia melihat patung pada sebuah tugu, lahirlah cerpen “Dia mulai Memanjat”. Utuy Tatang Sontani, menjadi cerpenis karena dia ditolak oleh seorang perempuan. Kirdjomulya, penyair, untuk mencari inspirasi dia menjadi seorang gali. Dosteyevski dia terpaksa mengarang “Kejahatan dan Hukuman” karena dia dililit utang. Saya sendiri adalah orang yang sering didongengi oleh bibi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh Cerpen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alur; kejadian, tokoh, konflik: ketiganya adalah unsur pokok dalam sebuah cerita. Jalinan ketiganya disebut alur. &lt;br /&gt;Latar, setiap cerita tidak ada yang berada dalam ruang yang vacuum. Alur biasanya mempunyai latar waktu dan tempat. Selain itu, bisa juga ditambahkan dengan latar sosial, latar budaya, ekonomi, politik dsb. Kecuali dalam cerita surealis.  Warna lokal juga bisa dimasukan.&lt;br /&gt;Kecuali dalam cerita surealisme atau absurdisme. Misalnya adam makripat danarto, megatruh, dll.&lt;br /&gt;Posisi narator; biasanya disebut sudut pandang. Ada sudut pandang akuan (orang pertama), sudut pandang diaan (orang ketiga), atau sudut pandang campuran (tokoh dan pengarang sesekali menjadi narator) &lt;br /&gt;Dialog: adalah percakapan dalam sebuah narasi. Dari dialog kita bisa menemukan ciri-ciri seorang tokoh. Penggunaan dialog tergantung kemauan si penulis. Ada cerpen yang sama sekali tidak menggunakan dialog&lt;br /&gt;Pola narasi: ada yang mengatakan awal, tengah, akhir. Gaya kilas balik, flash back, maju mundur. Cerpen KOHSU. Saya pernah ngobrol dengan seorang teman yang mengatakan penulis-penulis terkenal sekarang kalau dilihat dari segi ide sudah tidak ada yang baru, tetapi mereka mengemasnya dalam sebuah gaya yang kokoh.&lt;br /&gt;Tanda baca: bagaimana menggunakan tanda koma, titik, titik dua, tanda petik. Anda bisa mempelajarinya dalam tatabahasa indonesia EYD. Tetapi dalam penulisan karya saatra banyak kewenangan yang bisa dilakukan. Kalimat tak lengkap.&lt;br /&gt;Transisi;untuk menjaga agar semua bagian tulisan menjadi logis dalam suatu kesatuan anatara sebelum da sesudahnya maka perlu apa yang dinamakan transisi. Contoh, dan, tetapi, kemudian, atau berupa frasa, sesudah itu, tak berapa kemudian, walaupun demikian, dsb. Trnsisi berarti peralihan dari suatu kerja, keadaan, hal atau pokok pembicaraan yang lain.&lt;br /&gt;Diksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Perlu Dihindari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengulangan: jangan sekali-kali melakukanpengulangan yang tidak perlu karena itu bisa jadi mencederai tulisan kita. Kecuali kalau kita mengolahnya dengan apik akan menghasilkan tulisan yang menarik dan unik. Adam Makrifat Danarto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakronisme latar waktu dan tempat. Latar waktu, saya lahir tahun 80-an di sebuah desa di kaki gunung Bongkok. Setiap pagi matahari menyembul dari balik gunung itu. Pada tahun itu juga saya mendengar ada gerakan G 30 S/PKI. Latar tempat. Saya tinggal di sebuah desa terpencil dekat pantai selatan pulau Jawa. Tempatku dekat dengan petilasan Nyi Roro Kidul. Setiap pagi saya melihat monas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-3456248712783112730?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/3456248712783112730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/cara-menulis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/3456248712783112730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/3456248712783112730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/cara-menulis.html' title='CARA MENULIS'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-8714867544980128504</id><published>2009-05-05T16:48:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T16:50:05.600-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Santri dan Wayang Golek</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Yosep Lesmana*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebuah polemik yang terjadi di dalam kehidupan kita terkadang tidak terlihat. Seperti hubungan antara santri dan Wayang Golek. Mungkin apabila ditarik benang merah antara kehidupan santri dengan kehidupan manusia, khususnya Santri itu sangat berhubungan. Tetapi sering terjadi konflik dan kontroversi antara ke-halalan dan haramnya menonton atau mendengar wayang golek, mungkin saya tidak akan membahas masalah itu. Yang akan dibahas disini adalah kenapa Santri cenderung tertarik dengan Wayang Golek. Bahkan banyak yang sudah menduduki kedudukan sebagai Ustadz atau Kiyai yang dulunya sebagai santri (Salaf), bahkan ada yang benci tapi rindu dengan Wayang Golek. Bahkan banyak keterangan dan penjelasan yang tidak didapat dari penjelasan secara harfiah dan maknawiah di pesantren tetapi dibahas dan dijelaskan di Wayang golek, menurut penuturan seorang Santri.&lt;br /&gt;1. Wayang Golek&lt;br /&gt;Mungkin kita akan sedikit menggali tentang sejarah wayang golek, dan apa itu wayang golek.&lt;br /&gt;Asal-usul&lt;br /&gt;Asal mula wayang golek tidak diketahui secara jelas karena tidak ada keterangan lengkap, baik tertulis maupun lisan. Kehadiran wayang golek tidak dapat dipisahkan dari wayang kulit karena wayang golek merupakan perkembangan dari wayang kulit. Namun demikian, Salmun (1986) menyebutkan bahwa pada tahun 1583 Masehi Sunan Kudus membuat wayang dari kayu yang kemudian disebut wayang golek yang dapat dipentaskan pada siang hari. Sejalan dengan itu Ismunandar (1988) menyebutkan bahwa pada awal abad ke-16 Sunan Kudus membuat bangun 'wayang purwo' sejumlah 70 buah dengan cerita Menak yang diiringi gamelan Salendro. Pertunjukkannya dilakukan pada siang hari. Wayang ini tidak memerlukan kelir. Bentuknya menyerupai boneka yang terbuat dari kayu (bukan dari kulit sebagaimana halnya wayang kulit). Jadi, seperti golek. Oleh karena itu, disebut sebagai wayang golek.&lt;br /&gt;Pada mulanya yang dilakonkan dalam wayang golek adalah ceritera panji dan wayangnya disebut wayang golek menak. Konon, wayang golek ini baru ada sejak masa Panembahan Ratu (cicit Sunan Gunung Jati (1540-1650)). Di sana (di daerah Cirebon) disebut sebagai wayang golek papak atau wayang cepak karena bentuk kepalanya datar. Pada zaman Pangeran Girilaya (1650-1662) wayang cepak dilengkapi dengan cerita yang diambil dari babad dan sejarah tanah Jawa. Lakon-lakon yang dibawakan waktu itu berkisar pada penyebaran agama Islam. Selanjutnya, wayang golek dengan lakon Ramayana dan Mahabarata (wayang golek purwa) yang lahir pada 1840 (Somantri, 1988).&lt;br /&gt;Kelahiran wayang golek diprakarsai oleh Dalem Karang Anyar (Wiranata Koesoemah III) pada masa akhir jabatannya. Waktu itu Dalem memerintahkan Ki Darman (penyungging wayang kulit asal Tegal) yang tinggal di Cibiru, Ujung Berung, untuk membuat wayang dari kayu. Bentuk wayang yang dibuatnya semula berbentuk gepeng dan berpola pada wayang kulit. Namun, pada perkembangan selanjutnya, atas anjuran Dalem, Ki Darman membuat wayang golek yang membulat tidak jauh berbeda dengan wayang golek sekarang. Di daerah Priangan sendiri dikenal pada awal abad ke-19. Perkenalan masyarakat Sunda dengan wayang golek dimungkinkan sejak dibukanya jalan raya Daendels yang menghubungkan daerah pantai dengan Priangan yang bergunung-gunung. Semula wayang golek di Priangan menggunakan bahasa Jawa. Namun, setelah orang Sunda pandai mendalang, maka bahasa yang digunakan adalah bahasa Sunda.&lt;br /&gt;Jenis-jenis Wayang Golek&lt;br /&gt;Ada tiga jenis wayang golek, yaitu: wayang golek cepak, wayang golek purwa, dan wayang golek modern. Wayang golek papak (cepak) terkenal di Cirebon dengan ceritera babad dan legenda serta menggunakan bahasa Cirebon. Wayang golek purwa adalah wayang golek khusus membawakan cerita Mahabharata dan Ramayana dengan pengantar bahasa Sunda sebagai. Sedangkan, wayang golek modern seperti wayang purwa (ceritanya tentang Mahabarata dan Ramayana, tetapi dalam pementasannya menggunakan listrik untuk membuat trik-trik. Pembuatan trik-trik tersebut untuk menyesuaikan pertunjukan wayang golek dengan kehidupan modern. Wayang golek modern dirintis oleh R.U. Partasuanda dan dikembangkan oleh Asep Sunandar tahun 1970--1980.&lt;br /&gt;Pembuatan&lt;br /&gt;Wayang golek terbuat dari albasiah atau lame. Cara pembuatannya adalah dengan meraut dan mengukirnya, hingga menyerupai bentuk yang diinginkan. Untuk mewarnai dan menggambar mata, alis, bibir dan motif di kepala wayang, digunakan cat duko. Cat ini menjadikan wayang tampak lebih cerah. Pewarnaan wayang merupakan bagian penting karena dapat menghasilkan berbagai karakter tokoh. Adapun warna dasar yang biasa digunakan dalam wayang ada empat yaitu: merah, putih, prada, dan hitam.&lt;br /&gt;Nilai Budaya&lt;br /&gt;Wayang golek sebagai suatu kesenian tidak hanya mengandung nilai estetika semata, tetapi meliputi keseluruhan nilai-nilai yang terdapat dalam masyarakat pendukungnya. Nilai-nilai itu disosialisasikan oleh para seniman dan seniwati pedalangan yang mengemban kode etik pedalangan. Kode etik pedalangan tersebut dinamakan "Sapta Sila Kehormatan Seniman Seniwati Pedalangan Jawa Barat". Rumusan kode etik pedalangan tersebut merupakan hasil musyawarah para seniman seniwati pedalangan pada tanggal 28 Februari 1964 di Bandung. Isinya antara lain sebagai berikut: Satu: Seniman dan seniwati pedalangan adalah seniman sejati sebab itu harus menjaga nilainya. Dua: Mendidik masyarakat. Itulah sebabnya diwajibkan memberi con-toh, baik dalam bentuk ucapan maupun tingkah laku. Tiga: Juru penerang. Karena itu diwajibkan menyampaikan pesan-pesan atau membantu pemerintah serta menyebarkan segala cita-cita negara bangsanya kepada masyarakat. Empat: Sosial Indonesia. Sebab itu diwajibkan mengukuhi jiwa gotong-royong dalam segala masalah. Lima: Susilawan. Diwajibkan menjaga etika di lingkungan masyarakat. Enam: Mempunyai kepribadian sendiri, maka diwajibkan menjaga kepribadian sendiri dan bangsa. Tujuh: Setiawan. Maka diwajibkan tunduk dan taat, serta menghormati hukum Republik Indonesia, demikian pula terhadap adat-istiadat bangsa.&lt;br /&gt;Dalam catatan sejarah kemunculan wayang golek semasa Kerajaan Pajajaran ada dua fungsi yaitu&lt;br /&gt;1. untuk upacara ritual yaitu untuk ruwatan&lt;br /&gt;2. untuk hiburan&lt;br /&gt;Wayang golek untuk ruwatan dipakai pada ruwatan rumah, anak, nanggung bugang ( seorang adik yang kakaknya meninggal dunia ), surambi ( 4 orang putra), pandawa lima ( 5 putra ), pandawi ( 5 putri ), talaga tanggal kausak ( seorang putra diapit 2 putri ) samudra hapit sindang ( seorang putri diapit 2 putra ) yang sampai saat ini masih digunakan oleh masyarakat yang mempercayainya.&lt;br /&gt;Wayang Golek untuk hiburan dipergunakan untuk upacara dan perayaan khusus seperti khitanan, perkawinan, perayaan karawitan , hari jadi , hari-hari besar dan penyambutan tamu- tamu negara. wayang golek yang dikenal kita dalah wayang golek purwa , wayangnya terbuat dari kayu menyerupai bentuk manusia yang disebut golek oleh karna itu disebut wayang golek. Ada 2 macam wayang golek di tatar Sunda : wayang golek papak( cepak ) / wayang golek menak dan wayang golek purwa . wayang golek adalah bentuk teater rakyat yang sangat populer  di masyarakat . lakon- lakon wayang golek memiliki lakon galur dan carangan yang semuanya bersumber dari cerita ramayana dan Mahabrata. Pembawa cerita disebut Dalang sekaligus pemimpin pertunjukan menyuarakan  anatwacana , mengatur gamelan, mengatur lagu dll. wayang golek purwa memakai bahasa Sunda , karawitan pengiringnya berlaras salendro yang terdiri dari waditra dua saron , satu peking, satu salentem, satu bonang, satu rincik, satu perangkat kenong, sepasang goong * kempul goong ) dan seperangkat kendang ( satu indung 3 kulanter ) , gambang, rebab, wira suara ( juru alok ), sinden . Kemunculan sinden dalam wayang golek sekitar tahun1920an pada sekitar tahun 1960an yang terkenal diantaranya adalah Upit sarimanah, Titom Patimah sedangkan dalang yang terkenal diantaranya : R.U . Partasuanda, Abah sunarya, Entah Tiryana, Apek Tarkim, Asep Sunandar Sunarya, ade Kosasih, Dede Amung, Cecep Supriyadi dll. Pertunjukan Wayang golek biasanya ditempat terbuka dengan memakai panggung yang ditinggikan ( balandongan )  sehingga penonton dapat melihat satu arah dan berkonsentrasi pada pertunjukannya.&lt;br /&gt;2. Santri&lt;br /&gt;Entah siapa yang mengatakan, bahwa kata santri berasal dari bahasa Inggris. Yaitu sun dan there, yang berarti tiga matahari. Saya belum pernah mendengar seseorang yang memaknai kata itu secara eksplisit. Namun, saya berpikir, bahwa mungkin yang disebut tiga matahari tiada lain adalah rukun agama, dimana tiga unsur itu wajib dimiliki oleh setiap umat Islam. Tiga rukun itu yaitu, Iman, Islam dan Ihsan. Dalam hal ini, saya mengindikasikan bahwa seorang santri pantas dan seharusnya memiliki tiga rukun iman tersebut dan terpatri di dalam dirinya.&lt;br /&gt;Dengan demikian, kewajiban identitas santri adalah seorang yang memiliki keimanan yang kuat, dan hidupnya seiring dengan ajaran Islam serta mengindahkannya. Kemudian, dari keduanya jika telah terpatri dalam diri santri maka akan melahirkan sikap dan perilaku yang baik (Ihsan). Tentu sudah menjadi kewajiban moral bagi seorang santri hidup dengan ke’arifan Islam sebagai cerminan dari keimannya.&lt;br /&gt;Setiap santri adalah muslim, namun tidak semua muslim dikatakan santri. Pembahasan tentang muslim—orang yang sudah masuk Islam—terlalu luas jika diidentikan dengan santri. Karena, hukum sosial telah menyudutkan pengertian santri sebagai orang yang mengaji dipesantren atau rajin mengaji dimasjid. Kalaupun ada celetusan yang mengatakan bahwa setiap muslim adalah santri, itu syah-syah saja dalam segi konteks. Namun, secara tekstual pengertian santri adalah orang-orang yang mengaji atau belajar ilmu agama pada sebuah lembaga pendidikan Islam—pesantren, baik tradisional ataupun modern. Kendati demikian, rupanya fleksiblitas pesantren mengikuti arus modernisasi tidak bisa dihindarkan, realitas objektif menunjukan adanya transformasi pesantren dari corak pesantren klasik (salafiyah) menjadi corak pesantren modern. Sehinngga orientasipun berubah, ada santri abangan yang mengaji di pesantren salafiyah dan santri intelek yang mengaji di pesantren modern.&lt;br /&gt;Dalam konteks itu, apapun istilah santri entah itu abangan atau intelek yang pasti keduanya mempunyai sisi identik, yaitu dakwah. Dakwah bagi seorang santri merupakan kewajiban moral, sebagai identitas dari kekhasanya. Di zaman sekarang, seorang santri tidak diindikasikan sebagai orang yang selalu memakai kopiah, pakaian muslim lengkap dengan sarung, leher dililit oleh sorban atau lain sebagainnya. Sebab, jika dilihat dari sisi itu, maka santri modern mayoritas sulit dibedakan dengan masyarakat nonsantri. Dengan demikian, cirri khas santri di era modern sejatinya dengan retorika berdakwah. Apapun tema yang disampaikan santri dalam orasinya yang pasti esensinya harus berbau nilai-nilai religi.&lt;br /&gt;Jika kewajiban moral santri berdakwah, maka kewajiban lembaga pesantren terhadap santri harus bisa mengajarkannya retorika dakwah yang baik. Dengan demikian, identitas seorang santri tidak akan hilang. Santri modern lebih mengidentikan santrinya terhadap intelektualitas. Sedangkan santri abangan tidak mengenal intelektualitas, namun ciri khas retorika dakwahnya akan membahas esensi permasalahan dari satu titik sehingga dakwahnya rinci dan tajam. Berbeda dengan santri modern, ia akan menjabarkan suatu permasalahan dengan lebar, dibidik dari berbagai disiplin ilmu. Jadi, kendati mereka santri tetap saja dalam retorika dakwahynya bisa diindikasikan berbeda. Toh, kalaupun dari segi minoritas ada gaya berdakwahnya yang sesuai, gramatika misalnya.&lt;br /&gt;Apabila dilihat secara gambaran diatas maka sangatlah jauh hubungannya. Bahkan sebagian orang mengatakan bahwa wayang golek itu Haram, saya mengutip dari sebuah perkataan seorang dalang kondang, “Jadi haram, apabila kau makan, pasti nyangkut di tenggorokan” begitu kata kang Asep Sunandar dalam sebuah pertunjukannya. Namun yang mengherankan justru penulis pun menyukai wayang golek itu semenjak masuk pesantren atau bisa dibilang ketika mulai menjadi santri.&lt;br /&gt;Pada awalnya hanya sebatas ingin tahu si cepot yang katanya suka bercanda, namun lama-kelamaan justru malah jadi sebuah hobby. Bukan karena jenakanya si cepot, tetapi juga karena muatan-muatan penjelasan terhadap sebuah dalil. Para dalang mengupas habis dalil-dalil secara langsung penerapan terhadap kehidupan sehari-hari. Banyak sekali contohnya. Selain itu wayang golek salah satu media penyampai inspirasi dan keresahan rakyat. Mungkin karena alas an itu kenapa santri ada kaitannya dengan wayang golek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;- http://uun-halimah.blogspot.com/2008/06/wayang-golek-jawa-barat.html (Nisfiyanti, Yanti. 2005. “Wayang Media Sosialisasi Nilai-Nilai Budaya pada Masyarakat Sunda” (Laporan Hasil Penelitian)&lt;br /&gt;- http://bandungkab.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=328&amp;amp;Itemid=219&lt;br /&gt;- http://cinta-syamsudin.blogspot.com/2008/11/santri-dan-dakwah.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-8714867544980128504?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/8714867544980128504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/santri-dan-wayang-golek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/8714867544980128504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/8714867544980128504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/santri-dan-wayang-golek.html' title='Santri dan Wayang Golek'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8810331828024657119.post-7595230161241763865</id><published>2009-05-05T13:26:00.001-07:00</published><updated>2009-05-05T13:28:35.370-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Domba Ketujuh</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cmasrifah%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Book Antiqua"; 	panose-1:2 4 6 2 5 3 5 3 3 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-ID;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Oleh Abdullah Alawi*&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Di tempat yang sama, dengan pakaian yang serupa, lautan manusia, dari berbagai suku bangsa bersatu memenuhi undangan-Nya. Dalam satu suara mereka melapal, &lt;i&gt;Labaika&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Allahuma&lt;/i&gt; &lt;i&gt;labaik&lt;/i&gt;. Angkasa dipenuhi gemuruh takbir yang merayap ke pangkuan-Nya. Dalam satu nafas, mereka berharap ridonya. Gema takbir, tahlil dan tahmid berhamburan mengagungkan asma-Nya, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd. Mereka mengelilingi baitullah. Berhaji. Mereka berharap mabrur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Bagi mereka yang tdak berhaji, pagi harinya berbondong ke lapangan atau masjid-masjid menunaikan shalat Idul Adha. Tadi malam, bedug bertalu. Takbir membahana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Hari itu dinamakan hari Tasyrik. Selama tiga hari setelahnya diharamkan puasa apa pun. Bagi orang yamg mampu disunahkan untuk &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;berkurban dengan menyembelih domba, kerbau, sapi, atau sejenisnya. Hari itu banyak berceceran darah binatang di mana-mana. Tanah basah dengan darah. Konon, ritual qurban berasal sari usaha penyembelihan Ibrahim pada Ismail untuk memenuhi janjinya pada Tuhan. Tapi gagal. Kemudian Jibril datang membawa domba dari surga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Pagi itu di sebuah kampung ada acara penyembelihan hewan qurban. Tujuh ekor domba jantan yang bagus dan seekor kerbau gemuk yang diserahkan beberapa orang kaya pada DKM untuk dibagikan kepada yang berhak menerimanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Kira-kira pukul 08.30, setelah shalat Ied, orang-orang berkumpul di halaman masjid yang lapang. Matahari bersinar dengan teriknya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Langit biru cerah tak terhalang awan sedikit pun. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Beberapa ekor burung melayang rendah di udara. Angin cuma sepoi-sepoi saja. Anak-anak sudah ramai. Pakaian mereka bagus-bagus. Mereka menikmati suasana itu. Mereka bermain sesukanya. Tawa bahagia berderai. Mereka ingin menyaksikan da&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;rah yang mengalir deras dari tenggorokan, kemudian menyentuh bumi. &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt; orang tua banyak juga yang telah datang. Mereka membawa alat seadanya untuk membantu penyembelihan. Mereka telah siap menyaksikan darah yang akan mengalir dari tenggorokan kemudian mencium bumi, lalu ada tubuh yang bergelinjangan sekarat meregang nyawa. Ibu-ibu dengan masih memakai pakaian lebarannya juga telah hadir sambil tak henti-hentinya ngobrol soal apa saja. Anak-anak gadis membentuk kelompok sendiri. Mereka ngobrol soal yang berbeda. Mereka sudah siap melihat darah yang mengalir deras mencium bumi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Sementara yang akan disembelih seperti tidak tahu-menahu kejadian apa yang akan menimpanya. Kerbau itu tenang-tenang saja mem&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;akan rumput hijau yang diletakkan di atas karung. Dia tidak tahu darahnya akan dialirkan hari ini, kemudian sekarat, kemudian dikuliti, kemudian dicincang, kemudian diiris, disate, disemur, dan apa pun namanya. Dia tidak tahu-menahu sama sekali. Dia tidak tahu ini adalah hari terakhirnya. Cuma dia mungkin merasa asing karena ada makhluk lain yang ramai-ramai di sekelilingnya. Tujuh ekor domba juga sama seperti itu. Mereka tidak tahu-menahu darahnya akan dialirkan hari ini ke perut bumi. Mereka hanya memakan rumput liar di halaman masjid itu. Kadang-kadang ada yang berkeliling mengitari pancung berusaha melepaskan diri dari tambang yang mengikatnya. Tapi tambang itu begitu kuatnya. Ada juga yang digoda anak-anak, kemudian dia mundur mengambil ancang-angang hendak menanduk anak-anak tersebut. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Mereka berhamburan sambil tertawa. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; juga yang sedikit cemas takut tambang pengikatnya tiba-tiba saja putus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Tidak berapa lama kemudian beberapa orang ahli penyembelihan mendekati kerbau yang asyik merumput. Dengan hati-hati sekali, mereka mampu menggulingkan kerbau tersebut hingga posisinya memudahkan untuk disembelih. Kerbau itu tak bisa berkutik karena tambang telah meringkusnya. Dia tak berdaya sama sekali. Semakin dia banyak bergerak semakin tambang itu meringkusnya. Tenaganya sia-sia belaka. Dia meraung mencoba hendak berdiri. Tanduknya dibanting-bantingkan sekenanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Seseorang maju ke depan. Rokok yang sudah hampir menjadi puntung dibuangnya. Dia mencabut golok dari sarungnya menantang cahaya matahari. Mata golok berkilauan. Rupanya dia sang penjagal. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Dengan golok terhunus dia mendekati makhluk yang sudah tak berdaya itu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Seorang kiai siap memimpin doa. Si pemilik kerbau menyaksikan di belakangnya. Orang-orang yang menyaksikan me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;lingkar agak jauh dari kerbau tersebut. Pandangan mereka terpusat pada leher kerbau. Tapi ada juga yang miris melihat penyembelihan itu. Tambang yang meringkus setiap kaki kerbau dipegang kuat-kuat oleh beberapa orang lelaki muda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Penyembelihan dimulai setelah doa dibacakan. Golok itu melukai tenggorokan sang kerbau. Darah mengalir deras mencium lubang di bawahnya. Dari mulutnya keluar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;ngorok bercampur darah. Tubuh itu meregang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melepas nyawa. Kakinya kejang-kejang beberapa lama. Napas terakhir habis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kemudian sekarat, kemudian mati, kemudian dikuliti, kemudian dicincang, kemudian ditimbang, kemudian dibagikan. Kepala dan hatinya dipisahkan buat kiai. Pahanya buat ketua DKM. Pahanya yang satu lagi buat pak kades. Kulitnya buat bedug yang semalam bolong terus-terusan dipukul. Sisanya dibagikan buat mereka yang berhak menerima.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Domba-domba jantan itu pun tak jauh berbeda nasibnya dengan kerbau tersebut. Lehernya dipenggal. Darah mereka mengalir menciumi bumi. Kemudian dagingnya dibagi-bagikan. Kepalanya buat kiai kampung tetangga. Buat bapak kepala dusun. Buat bapak ketua RT, bapak pertahanan sipil, anggota DKM dan sesepuh kampung. Kakinya jadi rebutan. Kulitnya dijual kepada tengkulak kulit yang beberapa hari sebelumnya sudah memesan. Sebagian untuk dimasak waktu itu juga bagi yang bekerja membantu penyembelihan. Sisanya dibagikan buat mereka yang membutuhkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Matahari semakin meninggi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Siang semakin panas saja. Penyembelihan terakhir adalah domba ketujuh. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Orang-orang sudah kelelahan. Orang-orang yang menyaksikan tidak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;sebanyak penyembelihan sebelumnya. Pak kiayi sudah pegal mulutnya menghembuskan doa-doa. Sang penjagal sudah gonta-ganti. Darah yang berceceran sudah mengental. Seseorang menuntun domba itu ke lubang penyembelihan bekas kawan-kawannya. Domba ketujuh itu tidak berontak sebagaimana domba sebelumnya. Dia pasrah. Ketika golok itu akan menggorok lehernya, setelah doa dibacakan, saat setiap pasang mata terpusat pada lehaernya, tiba-tiba dengan lantangnya domba ketujuh itu bicara,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Sebentar, sebentar, sebelum golok ini menggorok leherku, sebelum darahku jatuh ke tanah, sebelum nyawa ini melayang, sebelum tubuh ini dikuliti, izinkan aku bicara dulu.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Kontan saja sang penyembelih mundur beberapa langkah menabrak orang-orang yang ada di belakangnya. Orang-orang di belakangnya menabrak orang-orang di belakangnya pula. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Orang-orang seragam dalam kekagetan. Orang yang memegang tali pengikat kaki domba itu kabur tunggang-langgang. Matanya terbelalak. Mulutnya ternganga. Tapi ada juga yang tetap diam terkena sihir. Tak bergerak seperti patung kedinginan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Penyembelih itu terkesiap. Goloknya terlepas hampir mengenai kakinya. Wajahnya kehilangan darah. Dia hampir saja kabur kalau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;beberapa orang tidak menceghnya. Napasnya sengal-sengal seperti baru saja dikejar setan. Keringat sebesar biji-biji jagung keluar dari mukanya yang kehitaman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Orang-orang yang menyaksikan penyembelihan itu mematung. Mereka seperti kena hipnotis. Mereka hampir tak percaya akan mata dan pendengarannya masing-masing. Untuk beberapa saat mereka diam. Kemudian mereka saling bertanya atas kejadian itu, dan kemudian mereka saling tidak tahu jawabannya. Di antara mereka ada yang mengusulkan untuk membatalkan pemyembelihan domba ketujuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Bagaimana kiyai, apakah penyembelihan ini akan dilanjutkan?” Tanya seseorang di sampingnya yang merupakan ketua DKM.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Pertanyaan ketua DKM itu memecah keheningan kiayi. Dia mengusap keringat di wajahnya beberapa kali dengan sorbannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Mulutnya mengucap istighfar. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Tapi dia belum menjawab pertanyaan itu seolah tidak tahu apa yang harus dikatakan dan dilakukan. Dia menghela napas dalam-dalam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Wahai manusia, kenapa kalian tampaknya keheranan mendengarku bicara? Tidak ada yang luar biasa bagi-Nya. Aku hanyalah seekor binatang yang sudah tak berdaya. Tak perlu diherani apalagi ditakuti. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Kejadian ini biasa-biasa saja. Tak ada yang istimewa. Kalau mau disembelih, sembelihlah aku! Itu lebih baik bagiku. Tapi sebelum itu, izinkan aku bicara barang sebentar”, kata domba ketujuh dengan suara lantang dan jelas sehingga setiap telinga dapat mendengarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Orang-orang masih diselimuti keheranan. Mereka hanya mematung. Tak bergeming. Orang yang tadi kabur pontang-panting datang kembali dengan orang yang ingin melihat penyembelihan itu. Orang-orang masih saja diam. Hanya kiayi yang bicara. Dia mencoba untuk tenang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Kalau kamu mau bicara, bicaralah! Kami bangsa manusia akan memberikan kesempatan bagimu. Kami siap mendengarnya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Baik, baik,” kata domba ketujuh, kemudian berhenti sebentar. Tenggorokannya seperti tersedak. “Tapi tolong, tambang yang mengikat leherku dilonggarkan sedikit supaya aku leluasa bicara. Percayalah aku tidak akan kabur. Aku tidak akan ngamuk. Kematian adalah hal yang biasa saja,” katanya lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Beberapa orang dengan sigap, ragu-ragu melonggarkan tambang pengikat leher domba ketujuh. Mereka sudah tidak canggung lagi sekarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Begini, bangsa manusia,” kata domba tersebut sambil tetap dalam posisi untuk disembelih. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Sementara tubuh dan keempat kakinya masih diringkus. “Sebelum napas terakhirku habis, nyawaku hilang melayang-layang, darahku mencium bumi, tubuhku dikuliti, dagingku dicincang diiris-iris kemudian kalian masak dengan berbagai macam cara dan selera. Aku rela. Aku ikhlas. Karena itu garis takdir yang dituliskan atas diriku. Tapi sebelum semua itu terjadi, aku punya satu permohonan.’’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Jangan bertele-tele, wahai domba ketujuh. Kalau boleh tahu, apa permohonan terakhirmu itu? Kalau kami mampu, kami bisa mengabulkannya,” kata kiyai itu mulai agak akrab. Orang-orang yang menyaksikan pun keheranannya sedikit mencair. Mereka memasang mata dan telinga masing-masing seolah tidak ingin terlewatkan satu huruf pun atas kata-kata domba ketujuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Begini bangsa manusia, sudah kukatakan bahwa aku ikhlas seikhlas-ikhlasnya jika aku dijadikan qurban. Aku rela leherku disembelih, darahku mambasahi bumi, tubuhku dikuliti, dagingku dicincang, aku tidak akan menangis, keluargaku pun tidak akan bersedih karena itu tidak akan berlaku dalam duniaku. Anak-anakku pun tidak akan melakukan balas dendam karena kami tak mengenal itu.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Lantas apa maumu?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Tapi aku dan kawan-kawanku tak rela sama sekali. Tak rela.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Kamu tak mau disembelih?” tanya kiayi. “Kalau itu maumu, kami bisa mempertimbangkannya.” Lanjut kiayi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Bukan itu permasalahannya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Lantas?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“Kenapa daging kawan-kawanku dan mungkin juga aku bagian yang banyak hanya dinikmati oleh kiyai, ketua DKM, kepala desa, kepala dusun, pak RT, pak pertahanan sipil dan sesepuh kampung? Kenapa mereka yang didahulukan? Mereka itu orang yang berada. Mampu membeli tanpa dibagi. Mereka sering makan daging. Biarkanlah orang-orang miskin, anak-anak yatim, orang-orang jompo menikmati daging lebih banyak saetahun sekali. Mereka jarang-jarang makan daging.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Kiayi itu merah mukanya. Kata-kata itu menohok mukanya. Ketua DKM tertunduk. Orang-orang yang mendengar itu berbisik-bisik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;“S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ebelum kalian menyembelihku, sembelihlah napsumu! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Sembelihlah hasratmu. Potonglah kerakusanmu! Sembelihlah keangkuhanmu. Penggaallah kesombonganmu. Potonglah keserakahanmu!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;"Kenapa kalian bengong? Sembelihlah aku! Sembelihlahlah aku! Aku ingin segera menghadap-Nya. Menyusul teman-temanku"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Semuanya diam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;"Baiklah kalau kalian tidak mau menyebelihku, biarlah aku yang akan menyembelih diriku sendiri, mencincang sendiri, dan biarlah aku membagikannya ke faqir miskin, anak yatim, orang-orang jompo. Aku tidak mau merepotkan kalian...."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;Sukabumi, 2004&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;*penulis adalah koordinator kajian di PIRAMIDA circle Ciputat&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8810331828024657119-7595230161241763865?l=tampolong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tampolong.blogspot.com/feeds/7595230161241763865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/domba-ketujuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/7595230161241763865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8810331828024657119/posts/default/7595230161241763865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tampolong.blogspot.com/2009/05/domba-ketujuh.html' title='Domba Ketujuh'/><author><name>Daun Pintu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13539558399183602474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wBDposgNjmk/SgCmk36tViI/AAAAAAAAAAc/PlvF1q01Zu4/S220/n1085058526_30251264_5603551.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
